BI Luncurkan Pusat Informasi Harga Pangan, Harga Sembako di Tegal bisa Dipantau

Kabarberitaku.com, ( Tegal )- BANK Indonesia meluncurkan aplikasi dan situs Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS). Selain akan menjadi rujukan informasi harga untuk pengambilan kebijakan penanganan inflasi, PIHPS juga untuk memperluas informasi harga kepada produsen dan konsumen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Joni Marsius, mengatakan penghimpunan data merupakan salah satu dari banyak tantangan yang masih membayangi upaya pengendalian harga untuk menjaga laju inflasi.
“ Pengembangan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) merupakan upaya nyata dari Pokjanas TPID untuk memfasilitasi pengembangan sistem informasi pangan yang sekaligus berfungsi sebagai sistem koordinasi kebijakan pengendalian harga pangan berskala nasional. PIHPS bertujuan sebagai alat monitoring harga, koordinasi kebijakan serta sarana untuk memperluas akses informasi harga bagi masyarakat,” kata Joni, melalui rilis yang diterima kabarberitaku.com, Kamis ( 15/03/2018).

Ia menjelaskan saat ini informasi dalam PIHPS Nasional fokus pada 10 komoditas pangan(beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng) yang dominan menyumbang inflasi.
“ Data dikumpulkan dari survei langsung di 164 pasar tradisional dari 82 kota sampel inflasi IHK yang mencakup 34 provinsi dengan metodologi yang distandardisasi. Selain pasar tradisional, pada tahun 2017 pengembangan dilakukan untuk data harga pasar modern dan data pedagang besar direncanakan akan dikembangkan data harga di level produsen di tahun 2018,”jelas Joni .

Merujuk aplikasi PIHPS pada situs www.hargapangan.id, 10 komoditas, Tegal menjadi salah satu kota survei PIHPS, lokasi survei terdiri dari pasar tradisional Pasar Pagi dan Pasar Anyar Martoloyo, Pasar Modern, dan Pedagang besar.

“ Harga pangan tersebut dapat di lihat https://hargapangan.id/ atau aplikasi mobile PIHPS Nasional,”papar Joni.(Soleh/Makmur/Kbk)