KPU Kabupaten Tegal Serahkan APK Ke Tiga Paslon

Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada masing-masing Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tegal di Ruang Serbaguna KPU Kabupaten setempat, Sabtu (18/3/2018)

Saat ini KPU baru menyerahkan baleho dan bahan kampanye kepada ketiga paslon sedangkan spanduk belum diserahkan karena masih dalam proses lelang sehingga penyerahan menyusul hingga semua lengkap.” KPU menyerahkan , baliho 5 Buah Per Paslon Ukuran 4 m x 7 m, kemudian, umbul- umbul 20 buah x 18 Kecamatan Per Paslon Ukuran 5 m x 1,15 m, . Spanduk masih dalam proses lelang,” kata Ketua KPUD Kabupaten Tegal, Drs. Sukartono, didampingi anggota KPU Kabupaten Tegal Nur Fanani, usai penyerahan APK kepada perwakilan tiga Paslon BUpati dan Wakil Bupati Tegal Pilkada 2018.

Sedang pemasangan APK, lanjut Sukartono, bagi ketiga paslon tersebut juga akan dilakukan oleh KPU.” Pemasangannya baleho bagi masing- masing paslon akan dipasang di lima titik sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten Tegal.” jelas Sukartono

Apabila para paslon mencetak lebih dan melanggar ketentuan KPU, tambah Sukartono, maka APK yang dipasang paslon akan dicabut oleh Panwaslu Kabupaten Tegal.” Perawatan, pemeliharaan,pembersihan,penurunan,kerusakan dan penggantian APK yang sama menjadi Tanggung jawab Paslon dengan persetujuan KPU kab. Tegal. Sedangkan berkaitan dengan penertiban di lakukan oleh paslon/tim kampanye/parpol pendukung, bilama kemudian tidak di tertibkan akan menjadi kewenangan Satpol PP kab. Tegal untuk menertibkan APK yang tidak sesuai dengan Desain sebagai mana yang telah di setujui KPU Kab. Tegal dan Satpol PP dalam penertiban sudah mendapatkan Rekomendasi dari Panwaslu kab. Tegal,” pungkasnya.

 

Sementera anggota KPU Kabupaten Tegal, Nur Fanani,SE, mengatakan, KPU mencetak dan memberi APK untuk para paslon ini untuk efisiensi pembiayaan penyelenggara pilkada. Dengan demikian para paslon tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya sehingga APK dibatasi.”Kita mencoba mendidik masyarakat tidak terlalu banyak APK paslon dan paslon tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk pencetakan seperti baleho, spanduk makanya KPU memfasilitasi itu,” kata Fanani

Dijelaskannya KPU lebih banyak memberikan keleluasaan kepada paslon untuk pertemuan-pertemuan atau dialog-dialog agar bisa bertemu dengan masyarakat menyampaikan program-program mereka.”Lebih banyak dialogislah yang dilakukan bukan dalam hal menyebarkan APK,” ungkapnya.( Soleh/Kbk)