Kecelakaan Maut Bumiayu, Bukan Karena Rem Blong

0
126

Kabarberitaku.com, ( Brebes)- Hasil olah kejadi tempat perkara ( TKP ) yang dilakukan pihak Kepolisian, menyebutkan bahwa penyebab kecelakaan mautyang menewaskan 12 orang di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, bukan karena truk yang mengalami rem blong. Kecelakaan itu diduga karena sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat melewati turunan Jalur Paguyangan-Bumiayu.

“Berdasarkan pemeriksaan ahli dari Dinas Perhubungan Brebes, lakalantas yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia pada Minggu ( 20/05/2018), rem di truk masih berfungsi dengan baik. Jadi bukan karena rem blong,” kata Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar Bakharuddin usai olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa ( 21 / 05/2018).

Bakharudin menjelaskan truk yang dikemudikan Pratomo Dianto, 47 tahun, itu mulai mengalami masalah setelah melewati flyover Kretek, Kecamatan Paguyangan. Jarak dari flyover ke lokasi kejadian sekitar tiga kilometer.” Karena turunan flyover cukup panjang, ke TKP 3 kilometer. 2 kilometer sebelum TKP seharusnya truk lewat lingkar khusus kendaraan berat, tapi justru bablas ke wilayah kota,” jelas dia. Selain karena turunan yang panjang, penyebab lain kecelakaan, kata dia, adalah karena truk kelebihan muatan.

Hasil pemeriksaan menyebutkan truk memuat barang seberat 38,800 ton. Padahal, seharusnya mengangkut berat 20,800 ton. “Jadi ada kelebihan lebih dari 18 ton, Truk dengan beban berat seharusnya melintasi jalan lingkar bukan jalan dalam kota saat di persimpangan dari arah selatan atau persimpangan Terminal Lama Bumiayu. Namun, karena laju truk sudah tidak terkendali, akhirnya sopir mengambil jalan lurus ke arah dalam kota, bukan belok kanan ke arah jalan lingkar,”terangnya. Polisi belum bisa memeriksa secara intensif terhadap sopir truk karena kondisinya masih lemah dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Brebes. “Masih kami selidiki. Kami sudah periksa 12 saksi. Untuk sopir masih belum pulih tapi sudah kami periksa urine dan hasilnya negatif,” katanya Bakharudin.(Makmur/Kbk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here