KPU Kab Tegal Temukan 1.732 Pemilih Ganda

0
104
Divisi Data dan Perencanaan KPU Kabupaten Tegal Muhamad Fasihin,SE, MM

Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Dari hasil pemeliharaan data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menemukan sekitar 1.732 pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada 2018.

Divisi Data dan Perencanaan KPU Kabupaten Tegal Muhamad Fasihin,SE, MM, mengatakan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal telah menetapkan sejumlah 1.171.029 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal Tahun 2018. Penetapan DPT ini dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap yang diselenggarakan pada Tanggal 19 Maret 2018 lalu.

” Berdasarkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara tingkat Kabupaten/Kota yang tertuang dalam formulir model A.3.3-KWK, Jumlah pemilih sebanyak 1.171.029, terdiri dari 592.156 Pemilih laki-laki dan 578.873 pemilih Perempuan yang tersebar di 2577 TPS, 287 Desa/Kelurahan dan 18 Kecamatan,”jelasnya.

 

Namun demikian kata Fasikhin, dari pemeliharaan Daftar Pemilih Tetap, ditemukan sebanyak 1.732 pemilih ganda, rata-rata pemilih ganda ini terdaftar di dua tempat di wilayah kabupaten Tegal. ” Untuk menyempurnakan DPT ini, terpaksa kami coret salah satunya. Kami ambil tempat tinggal yang sekarang, saat dilakukannya pendataan, ditemukan adanya pemilih ganda pada DPT saat terjadi pemeliharaan data DPT, Hal ini terjadi karena kebanyakan warga yang pindah rumah sama sekali tidak melapor ke perangkat RT-RW sebelumnya. Hal inilah yang mengakibatkan terjadi pemilih ganda,” ungkapnya.

Selain itu, kata Fasihin, terdapat ribuan warga yang sudah meninggal juga masuk dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT) . Saat melakukan pemiliharaan data pihaknya berkordinasi dengan Paniti Pemilihan Kecamatan (PPK), PPS dan petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).” Sebanyak 1.754 laki- laki meninggal dunia, dan 1.613 perempuan meninggal dunia, dan ada juga pidanh domisili sebanyak 522 orang . Untuk pemilih yang tidak memenuhi syarat tidak kami kirim udangannya,”paparnya.

Fasihin menghimbau, bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih tetap, segera mengurus pembuatan E- KTP.” Jika e KTP belum ada bisa menggunakan surat keterangan ( Suket),”pungkasnya.(Makmur/Kbk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here