DPO Kasus Penembakan di Tol Cipali, Ditembak Mati Densus 88 Di Margasari Tegal

Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Berakhir sudah perjalanan Rajendra Sulistiyanto, warga Kelurahan Harjamukti Rt.05 Rw.01 Kec. Harjamukti Kota Cirebon Jawa Barat, dan Ica Ardebaron, warga Blok Cilimus Rt. 05 Rw. 01 Kelurahan Suniabaru Kecamatan Banjaran Kabupaten. Majalengka Jawa Barat. Keduanya tewas ditembak mati oleh anggota Densus 88 AT,saat akan ditangkap, ditempat persembunyiannya di Desa Kalisalak Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal Senin,( 03/09/2019).

Kedua pelaku penembakan anggota Polri di Tol Cipali beberapa waktu lalu,ditetapkan sebagai DPO Polres oleh Mabes Polri. Informasi yang dihimpun kabarberitaku.com, Sekira Pukul 09.00 WIB , sebanyak 25 orang dari anggota Densus 88 Polri dengan menggunakan 7 unit kendaraan roda 4 (empat), melakukan pengerebekkan terhadap pelaku penembakan Polisi di Tol Cipali disebuah lokasi bekas bekas kandang ayam dekat Rel Kereta api.

Pada saat penggerebekan 4 orang yang berhasil di lumpuhkan, kedua pelaku atas nama Rajendra Sulistiyanto dan Ica Ardebaron terpaksa di tembak mati karena melawan petugas, sedangkan kedua lainnya di tangkap dalam keadaan hidup belum dan belum diketahui identitasnya.

” Pada saat di lakukan penggerebakan, lokasi kejadian di sterilkan oleh anggota Densus 88 , sehingga TKP/lokasi dalam keadaan sepi. kemudian sejumlah polisi dari Densus 88 bersenjata lengkap melakukan pengerebekkan,” kata saksi mata Makdum ( 31) warga Desa Margahayu RT 03 RW 01 Kecamatan Margasari kabupaten Tegal.

sebelumnya kedua pelaku penembakan anggota Polri di tol Cipali pernah mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soesilo, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 06.30 WIB. Untuk berobat, namun kedua pelaku dengan luka tembak, setelah mendapatkan perawatan meminta pulang paksa.Saat ini kedua jenazah dan dua orang belum diketahui identitasnya tersebut ditangkap dalam keadaan hidup beserta barang bukti dibawah oleh Densus 88 Mabes Polri.

Sekretaris Desa Margahayu, Aminudin, meski tidak melihat secara langsung. Namun banyak warga yang membicarakannya .  “ Memang ramai informasinya memang gitu ada penangkapan teroris. Bukan di Kalisalak tapi di Desa Margahayu polisi ramai datang ke sini,” ujarnya

Kepala Desa setempat, Fatchurozi membenarkan, adanya laporan masuk penangkapan berlangsung subuh pagi tadi. “Saya dapat laporan katanya Subuh ada penangkapan teroris,” jelas dia.

Mendengar laporan tersebut, kemudian , Fatchurozi langsung menghubungi pihak  Polsek Margasari. Hasilnya, pihak kepolisian membenarkan penangkapan itu. Lalu sekitar pukul 10.00 WIB, kata dia, ada olah TKP di lokasi penangkapan. (Makmur/Kbk)