Ribuan Warga Do’a Awal Tahun Bersama Para Habaib di Alun – Alun Kota Tegal

0
120

KabarBeritaku.com, ( Tegal )- Ribuan warga dari kota Tegal dan sekitarnya seperti Brebes, Pemalang dan kabupaten Tegal, tumplek blek di alun-alun Kota Tegal untuk melakukan do’a bersama akhir dan awal tahun 1440 Hijriyah yang dipimpin oleh Habib Tohir bin Abdullah Al-kaff serta para ulama dan Habaib. Acara rutinan setiap pergantian tahun baru Hijriah, berlangsung Senin malam (10/09/2018) di alun-alun kota Tegal, tepatnya di depan halaman masjid Agung kota Tegal.

Menurut informasi acara tahun baru Islam kali ini, tidak saja dihadiri oleh para ulama dan habaib kota dan kabupaten Tegal, tapi para habaib dan ulama luar Jawa Tengah seperti dari Jawa Timur, Jawa Barat , Madura.

Tono Abdulsalam, ketua panitia penyelenggara peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, acara tahun baru Islam kali ini, diselenggarakan oleh Jami’iyah Rotib Rotibayn Tegal bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tegal. “Saya haturkan terima kasih pada para tokoh ulama dan habib beserta rombongan. Dari jauh mereka datang ke acara ini. Ini menunjukan acara pergantian tahun hijriah di alun-alun Tegal mendapatkan respon yang positif dari penjuru tanah air. Saya ucapkan jazakumullah ahsanal jaza, semoga di tahun ini akan lebih dari tahun kemarin, begitu pula tahun depan lebih baik dari tahun ini baik hablumminallah ataupun hablumminanas,” katanya.

Dalam tausiah habib Tohir yang disampaikan setelah doa awal tahun dan pembacaan maulid Addiba, mengajak pada warga yang memadati alun-alun kota Tegal, agar selalu muhasabah (koreksi diri) sudah seberapakah amal baik yang sudah dilakukan selama setahun kemarin dan sudah seberapakah dosa, maksiat, pelanggaran yang sudah diperbuat diperbuat. “ Ingat kita semua adalah camat yaitu calon mati. Soal kapannya adalah persoalan waktu saja,” tandasnya, yang disambut isak tangis dari sebagian para jamaah yang hadir.

Habib Tohir bin Abdullah Al-kaff memberikan tausiah.(Foto: Makmur/KBk)

“Ingat sumber dari kemaksiatan adalah duit. Orang bisa membunuh karana duit. Ribut sesama saudara juga karena duit. Bahkan koruptor yang ditahan tapi dengan santainya menonton sebuah pertandingan di Bali, juga diakibatkan karena duit. Oleh karenanya kita jangan sampai tertipu kemewahan dunia yang membuat kita lupa dengan sang pencipta. Silakan saja mencari kehidupan dunia tapi jangan melupakan urusan setelah mati, karena hakikat kehidupan ada di sana,” kata habib Tohir.

Kapolres Tegal Kota AKBP. Jon Wesley Arianto,SIk, bersama Habib Tohir bin Abdullah Al-kaff, melepas pawai Ta’aruf memperingati malam tahun baru Islam 1440 H.( Foto:Makmur/KBk)

Habib Tohir juga mengingatkan untuk meningkatkan rasa syukur dengan kegiatan peringatan Tahun baru Islam.” Bapa- bapak ibu- ibu ini adalah akhir tahun dan memasuki tahun baru Islam, artinya waktunya membuat laporan tahunan, semua amal perbuatan kita dilaporkan kepada Allah SWT, oleh malaikat kepada Allah SWT.Mari kita mengontrol diri kita, didunia memang tidak ada persidangan apapun, kita mau berbuat apapun, tapi ingat nanti kita akan dihadapkan dengan hisab. Kita semua mengaku banyak dosa, melalui majelis ini kita meminta pengampunan kepada Allah SWT, semoga diampuni dosa- dosa kita Aaminn..aamin. Yang paling menakutkan bukan orang- orang berbuat dosa, maksiat, tapi orang yang paling menakutkan adalah orang- orang yang tidak beristigfar, apalagi dijaman sekarang, kanjeng Nabi Muhammad SAW saja memperbanyak Istigfar, tapi beliu selalu beristigfar, padahal beliau adalah manusia pilihan Allah selalu beristigfar,ingat Al maut, aja pada gagahan , pan hebat te kaya apa ya bakalle mati,” ujar Habib Tohir

Habib Tohir menegaskan, hidup dunia hanya sementara.” Mari kita banyak bersyukur dan ber Istigfar mencari kehidupan kelak yang abadi, maka dari itu kegiatan seperti ini harus dijaga dan dilestarikan, biar kelak kita mendapatkan manfaatnya, banyak sekarang yang mati mendadak, ini sudah akhir zaman, jangan selalu mengejar dunia saja, umpul- umpul kangge sangu, sing akeh syukur Istigfar nyekel tasbih he, karena pasti kita akan mati, adanya durhaka, adanya serakah karena lupa mati, dan dimalam tahun baru Islam, meminta tahun baru Islam menjadi lebih baik lagi dari tahun kemarin, sing sholat durung beres ya ditata endah tambah beres, sibuk kaya apa, nang endi bae aja ninggal aken sholat, diakhir zaman ini jaga sholat ya dan berjamaah, Insyallah kita digolongkan orang- orang yang soleh oleh Allah SWT,”ungkapnya.

Habib Thohir juga meminta agar jangan menghiraukan himbaun soal pengeras adzan oleh Menteri Agama. ” Adzan sekeras- kerasnya, jangan hiraukan himbauan itu, saya sendiri tidak pernah tidak terganggu ketika suara adzan dari Masjid Agung, kalau bisa towa dua tambah empat, jangan mau orang Islam digencet- gencet, ini bahaya kalau seperti ini, jika ada masalah duduk bareng, menyelesaikannya. Semoga ditahun baru ini kita lebih baik lagi dan ditambah baik ibadahnya. Maksiate dikurangngi,orang Islam mati sebagai orang Islam, sayangi diri kita, dengan menghidupkan Islam di kota dan Negara ini, Indonesia itu syurga, Ya Allah lindungi bangsa Indonesia, doakan bangsa ini, keluarga kita semua agar selamat dunia dan akhirat,” paparnya. ( Makmur/Kbk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here