Jokowi Sebut Politikus Suka Nakutin “Genderwo”

0
1298

 

Jokowi juga menyebut, masyarakat agar tidak terpengaruh politikus  ” Genderwo” atau yang suka menakut-nakuti.

 

Demikian disampaikan Jokowi saat pidato pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal, di Gor Tri Sanja Slawi , Jumat (9/11/2018).

Jokowi juga mengingatkan, Dalam kesempatan itu, besarnya NKRI dengan keberagaman yang ada.

“Saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang besar. Penduduk kita sekarang sudah 263 juta. Kita ini dianugerahi oleh Allah SWT perbedaan-perbedaan, warna-warni, beda suku, beda agama, beda adat, beda tradisi, beda bahasa daerah, beda semua,” kata Jokowi.

” jangan sampai karena pilihan bupati, gubernur, presiden, ada yang tidak saling sapa dengan tetangga. Ada yang tidak saling sapa antarkampung, antardesa, tidak rukun antarkampung. Jangan sampai terjadi seperti itu di Kabupaten Tegal, di Provinsi Jawa Tengah. Setuju?” ujarnya disambut teriakan setuju oleh warga yang hadir.
Lebih jauh Jokowi menjelaskan, disebut Politikus ” Genderwo” adalah yang menakut-nakuti itulah yang dia sebut sebagai ‘politikus genderwo’. Dengan cara-cara politik yang tidak beretika. ” Masa iya masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya ‘politik genderuwo’, nakut-nakuti.  Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan.  Jangan sampai propaganda ketakutan menciptakan suasana ketidakpastian, menciptakan munculnya keragu-raguan di masyarakat,”pungkasnya. (Jaylani/KBk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here