82 PNS Pemkab Tegal Pensiun , Dapat Dana Tali Asih Segini

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Pensiun bagi sebagian orang seringkali dianggap sebagai sebuah fase yang kurang menyenangkan. Mulai dari perubahan status pekerjaan yang bisa saja berpengaruh pada status sosial hingga berkurangnya komponen pendapatan dan fasilitas yang diberikan negara.

Namun, menurut Sekretaris Daerah Kab.Tegal, Widodo Joko Mulyono, masa purna bakti adalah masa yang bahagia karena memiliki banyak waktu yang lebih berkualitas atau quality time untuk membina hubungan keluarga yang lebih harmonis, meningkatkan daya spiritual dan motivasi berwirausaha.

“Berwirausaha pada masa purna tugas tentu lebih menyenangkan, terutama bagi yang sudah memulai usahanya jauh-jauh hari ketika masih aktif sebagai PNS. Terpenting adalah tetap bermanfaat , bermaslahat dan berkarya bagi lingkungan sekitar,” paparnya.

Orang yang aktif berwirausaha cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik ketimbang mereka yang hanya berdiam diri di rumah. “Berbisnis di usia senja, panjenengan terbebas dari urusan membebaskan keluarga. Panjenengan tidak direpotkan lagi dengan urusan anak-anak bahkan urusan mengejar gelar, membeli rumah dan juga meningkatkan karir,” kata Joko dikuti dari setda.tegalkab.go.id.

Dihadapan 82 PNS penerima SK Pensiun, Joko menyampaikan, bagi yang masih belum menentukan usaha apa yang akan dilakukan, janganlah berkecil hati. Jika memang bertekad menggeluti dunia wirausaha selepas pensiun, lebih baik banyak belajar dari rekan sejawat atau pelaku bisnis yang dinilai sukses. “Jangan lihat suksesnya saja, tetapi pelajari kegagalan-kegagalan yang dialaminya karena itu adalah proses yang mahal harganya,” pesan Joko.

Penyerahan SK Pensiun dilakukan di Aula BKD Kab.Tegal, Rabu (28/11/18) oleh Sekretaris Daerah Kab.Tegal, Widodo Joko Mulyono didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Edi Budiyanto.

Ditambahkan Edi, terdapat 82 PNS di lingkungan Kab.Tegal yang menerima SK Pensiun, selain menerima SK Pensiun juga diberikan tali asih sebesar Rp. 2 juta.(Makmur/Kbk)