Panitia Lelang dan Pemenang Tender Terancam di Gugat PTUN

0
250

KabarBeritaku.com, ( Tegal)– PT. BUDIKARYATAMA INTI ARTA menyanggah pelelangan lelang proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Petungkriyono – Sikucing Kajen Kabupaten Pekalongan.Penetapan pemenang oleh pokja dinilai tidak sesuai peraturan presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Bahkan perusahaan lain yang merasa dirugikan atas praktek itu, menyatakan akan mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, guna membatalkan hasil pemenang lelang pekerjaan tersebut.

Direktur PT. Budikarya Inti Arta, Nurul Imam mengatakan, pemenang tender PT. Putra Kalimantan Mandiri dituding bermain “Mata” dengan panitia lelang sebagai pemenang pekerjaan jalan Petungkriyono – Sikucing Kajen Kabupaten Pekalongan. Perusahaan tersebut di sinyalir telah melakukan perselingkuhan adminitrasi, serta menghalalkan segala cara dengan panitia lelang, hingga perusahaan tersebut bisa memenangkan paket pekerjaan itu.

” Kami sudah mengajukan sanggahan pada 23 Oktober 2018. Bahwa hasil evaluasi dokumen penawaran yang dilakukan oleh Pokja Pemilihan XXI telah menimbulkan persepsi negatif, karena terkesan bahwa Pokja Pemilihan XXI mencari-cari kesalahan rangking 1 s/d 9. Evaluasi penawaran untuk rangking 1 s/d 9 begitu detail bahkan terhadap hal-halyang tidak substansif akan dijadikan dasar untuk bisa menggugurkan.Bahwa kami sebagai peserta tender dengan nilai urutan terendah (Rangking I) telah digugurkan oleh Pokja Pemilihan XXI. Dari sisi keuangan negara jelas penawaran kami lebih menguntungkan karena negara memperoleh sisa tender yang lebih besar dibanding dengan penawaran pemenang tender.Selisih antara harga penawaran kami dengan pemenang tender yaitu : HPS = Rp. 10.000.000.000,- – Rp. 8.057.609.000,- = Rp. 1.942.391.000,- Rangking 1. Sedangkan PT. Putra Kalimantan Mandiri sebagai peserta nomer urut penawaran 10, dengan HPS = Rp. 10.000.000.000, – Rp. 9.400.400.000, = Rp. 599.600.000,- Rangking 10 . Jika melihat penawaran terendah jelas negara akan memperoleh keuntungan sisa tender sebesar Rp. 1.942.391.000,- jika perusahaan kami jadi pemenang tender. Dengan menunjuk PT. PUTRA KALIMANTAN MANDIRI sebagai pemenang tender maka sisa tender hanya sebesar Rp. 599.600.000,- karena penurunan harga penawaran hanya sekitar 6% dari HPS. Ini jelas ada apa?,” ujarnya kepada Kabarberitaku.com, Rabu (7/11/2018).

 

PT. Budikarya Inti Arta, yang merasa dirugikan atas hasil penetapan pemenang lelang itu, melalui Kuasa hukumnya, Guntoro Febrino Saguci,S.H,menyebutkan pihaknya akan melakukan upaya hukum PTUN dengan objek sengketa penetapan pemenang tender tersebut. “Segala aktivitas PT PKM, menyangkut pekerjaan proyek itu, diminta segera ditunda atau dihentikan sebelum proses hukum di PTUN yang diajukan pihak kami. Selain PT. PKM masuk sebagai tergugat intervensi Pokja ULP dan pemerintah kabupaten Pekalongan yang kita ajukan ke PTUN, jika hal ini tidak diindahkan maka kita akan terus melakukan berbagai upaya hukum,”paparnya.

Menurutnya akibat perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan oleh PT Putra Kalimantan Mandiri dengan Pokja Jasa Konstruksi (PJK-ULP) kabupaten Pekalongan terhadap proyek pembangunan jalan Petungkriyono – Sikucing Kajen Kabupaten Pekalongan, telah merugikan kliennya yaitu PT Budikarya Inti Arta.Pria yang akrab disapa Guntur menambahkankan, pihak telah menyiapkan gugatan ke PTUN atas persoalan tersebut dengan membawa berbagai bukti yang ada.

Dalam gugatannya, GUntur meminta agar tergugat yaitu Pokja Jasa Konstruksi ULP kabupaten Pekalongan membatalkan atau menunda pelaksanaan penetapan pemenang lelang proyek tersebut. Selain itu dalam gugatan tersebut juga diminta tergugat mencabut hasil penetapan pemenang lelang atas nama PT . Putra Kalimantan Mandiri serta melakukan Pelelangan ulang sesuai dokumen lelang.

” Kita sudah mengendus adanya praktek “Perselingkuhan” antara PT PKM dengan pihak panitia lelang, jika ini nanti terbukti, kita akan minta PT PKMdi black list dan Pokja ULP Kabupaten Pekalongan melakukan pelelangan ulang,” pungkasnya.(Makmur/KBk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here