Dinas PUPR Kabupaten Tegal Ancam Tak Bayar Kontraktor

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Tata Ruang, dan Pertanahan (Perkimtaru) Kabupaten Tegal, Jaenal Dasmin, tegas mengancam tidak akan mencairkan dana pembayaran kepada rekanan yang belum menyelesaikan pekerjaannya. Termasuk rekanan pengerjaan proyek proyek pasar Bojong yang kelihatannya belum akan rampung seratus persen.

 

Dijelaskan Jaenal, setiap termin harusnya rekanan bisa mencairkan dana. Namun ia menandaskan sudah memberikan warning kepada rekanan apabila proyek belum selesai 100 persen, maka dana tidak akan di cairkan. “Saya tidak akan cairkan bila belum selesai,” tandanya.

Dijelaskan Jaenal, pelaksana proyek pembangunan pasar Bojong sudah diberikan surat peringatan ( SP ) untuk menyelasaikan sampai batas tanggal 25 Desember 2018. “Sesuai jadwal, proyek mestinya selesai pada tanggal sudah habis sejak 15 Desember 2018. Karena itu, mulai 16 Desember, pemborong dikenai denda berjalan hingga pekerjaan selesai.Denda berjalan yang dibebankan kepada pemborong antara Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per hari,”jelasnya.

 

Dalam pantauan pekerjaan kata Jaenal sudah 80 persen, namun demikian kondisi bangunan Pasar Bojong pada Selasa (18/12/2018) lalu, atapnya belum terpasang, tembok belum dicat, bahkan sebagian tembok juga belum disemen. Halaman pasar juga belum dipaving dan dirabat beton. Sedangkan di dalam pasar, belum semuanya dikeramik.“ Kami berharap tanggal 25 Desember bisa selesai, lalu tanggal 26 Desember pemeriksaan,” jelasnya Jenal.(Makmur/KBk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *