Nasi Ponggol Khas Tegal Bakal Pecahkan Rekor MURI

KabarBeritaku.com, ( Tegal)- Kota Tegal akan kembali mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI). Panitia dan kepengurusan Indonesian Chef Associaton (ICA) Cabang Tegal, Brebes,Slawi , merencanakan akan ada pemecahan rekor MURI memasak makanan khas Tegal nasi bungkus Ponggol terbanyak yang akan berlangsung, Minggu (10/02/2019) mendatang.

 

Pemecahan rekor MURI ini akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan selama 17 hari, dari mulai tanggal 25 Januari hingga 10 Februari diantaranya hiburan, lomba-lomba, pameran, bahkan menghadirkan Chef profesional seperti Sisca Suwito, Muto, Axhiang.

Ketua panita event, pemecahan rekor MURI nasi bungkus “Ponggol ” , Arif Arvianto, mengatakan, dipilihnya Nasi bungkus Ponggolsebagai objek pemecahan rekor karena merupakan salah satu ikon kuliner khas Tegal yang telah dikenal luas. Nasi Ponggol adalah nasi yang dibungkus daun pisang dengan lauk sambal goreng tempe.

” Bagi orang Tegal, Nasi Ponggol identik dengan menu sarapan pagi karena mereka punya kebiasaan makan Nasi Ponggol pada pagi hari. Saat ini Nasi Ponggol tidak hanya ditemui pada pagi hari tetapi sore hingga malam hari. Kuliner ini sesuai dengan namanya memang memiliki cita rasa pedas yang terasa sampai dalam. Namun ada juga masyarakat yang menyebutkan penggunaan nama ponggol setan karena makanan ini dijual hingga dini hari. Nah rencana besar pemecahan rekor Nasi Ponggol terbanyak yang rencananya akan diarak dari DB Mall menuju ke lapangan alun-alun kota Tegal tersebut akan dibuat sebanyak 20.119 bungkus Nasi Ponggol Setan,”jelasnya usai beraudiensi dengan Wali kota Tegal Nursoleh.

Indonesian Chef Associaton (ICA) Cabang Tegal, Brebes,Slawi, beruadiensi dengan Wali kota Tegal, Nursoleh, dan instansi terkait.(Foto:Makmur/KBk)

 

Sementara dengan rencana tersebut, Wali kota Tegal, Nursoleh mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana event pemecahan Rekor MURI yang akan dilaksanakan oleh ICA. ” Kami mendukung penuh, merupakan sebuah kebanggaan seluruh warga Tegal. Selain itu diharapkan rekor nasi Ponggol bisa menjadi komitmen Pekot Tegal dalam melestarikan makanan dan budaya. Ini adalah hasil pemikiran dan kerja keras ICA, kalau kami dari pemerintahan hanya mendukung saja, selebihnya adalah kerja keras penyelenggara dan masyarakat. Sehingga, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya,” katanya.(Makmur/KBk)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *