Longsor Di Desa Kajen, Pemerintah Kabupaten Tegal Akan Relokasi 20 Rumah Warga

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Bupati Tegal, Umi Azizah merencanakan akan segera merelokasi 20 rumah warga korban longsor di Dukuh Blimbing, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu. Namun demikian Bupati Tegal terlebih dahulu memprioritaskan 5 warga yang kondisi mengkhawatirkan karena berada ditebing sungai.

 

” Dua puluh rumah harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.Kami akan prioritaskan lima rumah warga yang tinggal di sekitaran tebing sungai terlebih dahulu, karena kondisinya sangat mengkhawatirkan,” papar Umi saat meninjau lokasi longsor Dukuh Blimbing, Jumat (15/2/2019) pagi.

Menurut Umi, longsornya talud sepanjang 500 meter ini disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi selama dua hari berturut-turut pada Selasa (5/2/2019) malam hingga Kamis (7/2/2019) malam hari. Relokasi bagi warga, lanjut Umi, akan menempati lahan milik desa. Luasnya 1.700 meter, akan digunakan untuk membangun rumah untuk warga terdampak longsor. Pemkab Tegal juga akan mendukung dengan dana APBD dan bantuan pihak ketiga baik CSR atau Bazda. Sementara warga yang rumahnya rusak parah akan dibantu mencari rumah kontrakan, maka dari itu tadi saya sudah menitipkan kepada Kepala Desa Kajen untuk segera mencari rumah kontrakan, untuk lima warga yang tinggal di pinggiran tebing merasa tenang dan aman,” kata Umi didampingi Kabag Kesra Setda Kabupaten Tegal, Fakihurrohim.

 

Isti (38) salah satu warga yang rumahnya di pinggir tebing talud menginginkan agar segera direlokasi ke tempat yang lebih aman. Dikatakan Istiana, ketika hujan datang, dirinya bersama warga lain merasa takut dan was-was. “Semoga dengan datangnya Bupati, bisa membantu kami para korban yang rumahnya terkena dampak longsor,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kajen, Juni Sukmadi menuturkan bahwa sudah terdapat tanah yang akan menjadi tempat relokasi warga.

“Status tanahnya tanah desa, namun masih terkendala di akses menuju tempat tersebut. Sehingga nanti kami dibantu Pemkab akan membuat jalan menuju lokasi tersebut,” terang Juni.

Terkait dengan saluran irigasi yang tertimbun longsoran talud, Juni bersama warga Dukuh Blimbing menginginkan saluran irigasi diperbaiki dan ditempatkan ke lokasi yang lebih aman dari ancaman longsor.(Makmur/KBk)