Home Gaya Hidup Unik Masjid Bernilai Miliaran Dibangun dari Iuran Warga 2000/Hari

Unik Masjid Bernilai Miliaran Dibangun dari Iuran Warga 2000/Hari

9
0
Gunting Pita.Peresmian Masjid Al Huda oleh Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah dampingi pengurus Masjid.

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Masjid Al Huda yang berdiri di Kelurahan  Pakembaran kecamatan Slawi  terbilang salah satu masjid paling unik di Kabupaten Tegal. Ada cerita cukup mengetarkan hati, masjid ini dibangun dari iuran warga sebesar Rp. 2000/hari/KK selama 1 tahun.

Bupati Tegal Umi Azizah mengapresiasi pembangunan masjid al Huda Pakembaran, dimana sumber dana pembangunanya hasil dari iuran masyarakat. “Rasa bangga saya uang yang nilainya 2,7m , ternyata swadaya masyarakat dan model iurannya dapat membangun masjid ini,” Kata Umi diawal sambutanya saat Tarkhim di Kelurahan Pakembaran,didampingi jajaran FORKOPIMDA dan Kepala OPD ikut menyaksikan Peresmian Masjid Al Huda, yang mana peresmian masjid dan penanda tanganan prasasti dilakukan langsung oleh Bupati Tegal, jumat (24/5/2019) sore.

Umi juga merasa kagum atas ide kreatif panitia yang bisa menggerakan sehari 2 ribu per kepala keluarga. Dengan ketelatenan panitia sehingga uang yang terkumpul dalam satu tahun bisa membangun masjid.

“saya ingat pepatah jawa “siapa yg telaten bakal sejahtera”
ini simbol kegotongroyongan dan kebersamaan. karena ini adalah modal serta memiliki nilai luhur yg harus kita rawat. nguri2 budaya kebersamaan,” tambahnya.

Umi juga berpesan agar masjid bisa menjadi simbol persatuan dan kesatuan juga simbol semangat masyarakat Pakembaran untuk membangun rumah Allah. Yang unik di masjid ini adalah adanya fasilitas kacamata baca dan menjadikan masjid yang ramah anak.
“mudah – mudahan bisa menjadi masjid rujukan yang ada di kabupaten tegal, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, menjadikan semangat anak – anak belajar Alquran,” pungkas Umi.

Kegiatan dilanjutkan buka bersama dan pembagian santunan bagi anak yatim dan piatu, diteruskan dengan sholat isa dan Traweh bareng masyarakat.(Makmur/Kbk)