Optimalkan Kinerja, Tim Saber Pungli Kota Tegal Gelar Rapat KOrdinasi

Kabarberitaku.com, (Tegal) – Rapat koordinasi dan sosialisasi saber pungli kota Tegal tahun 2019 yang dihadiri oleh Organisasi Pemerintah Daerah, Kejaksaan, Polresta Tegal dan Kepala sekolah sekota Tegal berlangsung di Pendopo Kigede Sebayu Pemkot Tegal. Dalam rapat itu, Kapolresta Tegal, AKBP Siti Rondhijah menghimbau agar tim saber pungli bisa berdaya secara maksimal. “Selama ini persepsi masyarakat Tegal terhadap tim saber pungli kurang maksimal, kami berharap tim saber pungli ada taringnya, ditakuti oleh oknum yang ingin melakukan pungli sehingga tidak berani pungli di kota Tegal.” Ucap AKBP Siti Rondhijah saat sambutan, Rabu (24/07/2018) pagi. Lebih lanjut, dia berharap seluruh instansi yang berada di kota Tegal saat berurusan dengan tim saber pungli jangan sampai ke tingkat penindakan, cukup ditahap pencegahan dan sosialisasi.

Dia menjelaskan tim saber pungli kota Tegal terdiri dari 4 tim yaitu tim sosialisasi atau pencegahan, tim intelegen, tim penindakan dan tim yustisi. Tim pencegahan fungsinya memberikan sosialisasi kepada seluruh instansi di kota Tegal agar tidak melakukan pungli. Tim intelegensi fungsinya melidik info – info yang masuk dan bekerja berdasarkan laporan dari masyarakat atau temuan tim. Tim penindakan kebanyakan anggotanya dari reskrim, ini berfungsi menindak laporan atau temuan pungli. Sedangkan tim yustisi berfungsi membantu tugas kehakiman dalam memberantas tindak pidana pungli.

“Target kita Kedepan, kita masih ada sisa 6 bulan, kita optimalkan adalah pencegahan dan sosialisasi dengan anggaran yang sangat terbatas yaitu sekitar 200 jutaan untuk anggaran action dengan Pokja lebih kurang 80 orang.” Kata Kompol Davis Busin, Ketua tim saber pungli kota Tegal yang juga Wakapolres kota Tegal.

Kedepan Davis akan menghimbau kepada timnya untuk mendatangi instansi yang mendapat masukan dari masyarakat akan dibuatkan komitmen supaya tidak ada lagi pungli di instansi tersebut. “Harapannya dengan sosialisasi yang massif bisa berkurang pungli di kota Tegal.” pungkasnya.(Susilo/KBk)