Pengamat Nilai “Pesimis” PDAM Kota Tegal Penuhi Target

KabarBeritaku.com, (Tegal ) – Pengamat Pemerintahan, Abdullah Sungkar, menilai Perusahaan Air Minum Daerah ( PDAM ) kota Tegal tidak mampu memenuhi target peningkatan kinerja tahun 2019- 2024. Menurut Abdullah Sungkar, penilaiannya ini bukan untuk meremehkan orang-orang yang selama ini bekerja di PDAM. Hanya saja ia mengkhawatirkan, target yang diberikan Pemkot Tegal kepada PDAM untuk peningkatan cakupan layanan air minum layak hanya 4 persen.

 

” Dari start awal 66,25 persen, targetnya hanya 70,25 persen. Tentu ini target yang sangat rendah dalam 5 tahun.” ucap Sungkar.

 

Diketahui, jumlah pelanggan PDAM kota Tegal sampai saat ini sekitar 29 ribuan. Jika dihitung dengan angka, dalam 5 tahun cakupan layanan air minum layak hanya bertambah sekitar 1.160 pelanggan baru. Artinya dalam setahun, target pelanggan baru PDAM kota Tegal hanya 232 sambungan baru atau dalam sebulan targetnya hanya 20 pelanggan baru. “Saya melihat Pemkot Tegal pesimis dalam meningkatkan volume debit air dan jumlah pelanggan baru.” katanya.

Selain itu, Sungkar juga mempertanyakan penambahan debit air PDAM melalui penyulingan air laut yang tidak dimasukkan dalam RPJMD tahun 2019 – 2024. Menurutnya, Pemkot Tegal seharusnya mempublikasikan bisnis plan PDAM agar masyarakat tahu kendala, peluang dan pembiayaannya. “Jika ada kendala, letaknya pada teknis atau pada manajemen PDAM kota Tegal,” pungkasnya(Susilo/KBk)