Tatang Suandi: PDAM Kota Tegal Optimis, Kinerja Tidak Dibatasi Target Tapi Prestasi

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Pejabat sementara Direktur PDAM kota Tegal Tatang Suandi menegaskan,rendahnya target Pemkot Tegal terhadap cakupan layanan air minum layak PDAM kota Tegal. Sesuai RPJMD hanya mentargetkan kenaikan 4 persen cakupan layanan air minum layak PDAM dalam kurun waktu 5 tahun di periode tahun 2019 – 2024 sudah melalui proses dan mempunya dasar.

“Pemkot Tegal menentukan target kenaikan cakupan layanan air minum layak dalam 5 tahun hanya 4 persen itu punya dasar, tidak sekonyong – konyong. Pemkot tidak punya sumber mata air sendiri. Selama ini kami mengandalkan sumber mata air dari Bumijawa, Kaligiri dan JDU.” ucap Tatang saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (27/08/2019) siang.

Menurutnya, kebutuhan air bersih kota Tegal dari PDAM untuk aktivitas sehari hari warganya 500 liter/detik, saat ini PDAM kota Tegal hanya mampu menyediakan air bersih 260 liter/detik. Sumber air dari Bumijawa 50 liter/detik, sumber air dari Kaligiri 80 liter/detik dan sumber air dari JDU spam bregas 2 yang terbaru 131 liter/detik. “Kami terus berupaya mancari sumber air bersih untuk meningkatkan kuantitasnya agar mampu mencapai 500 liter/detik.” terang Tatang.

Meskipun sesuai RPJMD kota Tegal, lanjut Tatang, target kenaikan cakupan layanan air minum layak hanya 4 persen atau sekitar 20 sambungan baru, tapi dalam sebulan kami mampu membuat sedikitnya 100 sambungan baru. “Target dari Pemkot boleh dinilai rendah, namun kami tidak terpaku oleh target itu, kerja kami tidak mau dibatasi target tapi prestasi. Kemudian terkait penyulingan air laut, ada rencana Pemkot Tegal untuk melakukan itu namun bukan untuk warga kota Tegal karena kami yakin akan keberatan, harganya cukup mahal. Itu nanti akan didistribusikan untuk pelabuhan, industri dan perhotelan.” ujarnya.

Untuk meningkatkan kinerja dan memantapkan dasar hukumnya, menurut Tatang saat ini pihak PDAM kota Tegal sedang mengusulkan Raperda perusahaan air minum daerah (Perumda). “Insya Allah pertengahan bulan September kami ajukan ke Pemkot.” pungkasnya.(Susilo/Kbk)