Kejari Kota Tegal usut Dugaan “Penyimpangan” Program MBR PDAM Kota Tegal

  • Whatsapp

Kabarberitaku.com, ( Tegal ) – Kejaksaan Negeri Kota Tegal terus mengusut kasus dugaan penyimpangan dana program hibah air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di PDAM Kota Tegal.

Dugaan penyelewangan program MBR pemasangan penyambungan baru air PDAM pada bulan Agustus- September tahun 2016 dengan target 1.000 sambungan rumah warga berpenghasilan rendah. Namun dalam pelaksanaannya program yang note bene gratis bagi bagi masyarakat berpenghasilan rendah justru membayar Rp.1,6 juta biaya instalasi pemasangan sambungan baru setiap satu titik. Data yang dihimpun dari nara sumber PDAM kota Tegal hanya menyetorkan ke pemerintah kota Tegal, sekitar Rp.800 juta. Dari 991 kepala keluarga yang mendapatkan program hibah air minum MBR tahun 2016.

Read More

 

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal Jaenudin, SH, melalui Kasi Intel Wimpi Wiwoho SH, mengatakan, sebanyak 4 orang yang dimintai keterangan. Keempat orang tersebut adalah Pjs Direktur PDAM Kota Tegal, Ketua Koordinator Pelaksanaan Proyek Pengerjaan pemasangan instalasi, Kasie Keuangan dan satu pegawai PDAM Kota Tegal.

“ Untuk sementara baru 4 orang sudah dimintai keterangan, tidak menutup kemungkinan nantinya akan bertambah, pemeriksaan tersebut merupakan hasil tindaklanjut dari pengaduan yang mengatasnamakan warga perihal program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) program hibah air minum di wilayah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal,laporannya masuk Februari kemarin. Saat ini kita sedang menyelidiki kebenarannya. Untuk itu kami masih mendalami data- datanya,” jelasnya, Rabu ( 28/03/2018).

Sementara pihak PDAM kota Tegal belum memberikan keterangan resmi terkait adanya dugaan penyelewengan program MBR pemasangan penyambungan baru air PDAM pada bulan Agustus- September tahun 2016 dengan target 1.000 sambungan rumah warga berpenghasilan rendah. Dari keterangan pihak keamanan PDAM kota Tegal, bernama Asep, Pjs Direktur PDAM Kota Tegal Hasan Suhandi dan pegawai PDAM kota Tegal Heri Nurdin tengah berada di luar kota selama dua hari. ” Sudah dua hari mas di luar kota,” kata Asep, Rabu ( 28/03/2018).(Soleh/Makmur/Kbk)

Related posts