Pengamat: Aneh Jika DPRD Kota Tegal Tidak Tahu Soal MoU Revitalisasi Taman Pancasila

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Tegal )- Pengamat Sosial dan politik Abdulah Sungkar menilai akan aneh jika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) kota Tegal tidak mengetahui MoU Pemerintah kota Tegal dengan pihak PT. KAI soal revitalisasi Taman Pancasila.

Menurut pria yang pernah menjadi anggota DPRD kota Tegal, saat pembahasan anggaran di DPRD harusnya saat itu DPRD sudah mempertanyakan kerjasama antara pemkot Tegal dengan PT. KAI soal rencana revitalisasi Taman Pancasila.
“Saya rasa aneh, anggaran sudah disetujui (Pemkot bersama DPRD kota Tegal), mereka (DPRD -red) baru menanyakan MoU. Seharusnya saat pembahasan anggaran ditanya dulu MoU nya, jadipembahasan-pembahasan di DPRD justru cenderung tidak efektif,” kata Sungkar.

Read More

Sungkar mengatakan, apa yang disampaikan Pemkot Tegal soal revitalisasi Taman Pancasila merupakan data publik yang bisa diketahui oleh siapa saja. Masyarakat, kata dia, perlu mengetahui anggaran daerah termasuk perencanaan penggunaannya.”Itu uang rakyat dan rakyat wajb tahu anggarannya digunakan untuk apa. Justru publik perlu pertanyakan dan perlu curiga jika ada antara Pemkot Tegal dengan DPRD saling menutup soal transparasi revitalisasi Taman Pancasila,” ungkap dia.

Sungkar mengingatkan, jangan sampai ada sebuah kepentingan dapat membungkam suara DPRD yang kritis. Jika itu terjadi, kata dia, akan menjadi preseden buruk ke depannya, termasuk besar kemungkinan DPRD kota Tegal mandul.”Sejauh terkait kepentingan rakyat, DPRD seharusnya bebas saja karena dia adalah wakil rakyat yang memiliki sejumlah fungsi, seperti fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi, apalagi revitalisasi Taman Pancasila menggunakan uang rakyat, DPRD harus selalu kritis dengan kebijkan yang tidak pro rakyat,” tandas dia.

( Susilo/KBk)

Related posts