DPRD Kota Tegal Sidak, Kebijakan Isolasi Wilayah Tak Efektif

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Tegal )- Pemkot Tegal mulai melakukan penutupan akses jalan perbatasan dengan menggunakan beton sebagai lanjutan dari kebijakan Isolasi Wilayah dalam pencegahan penyebaran Covid 19 yang berlaku sejak Senin ( 30/02/2020).

Sebelumnya pemkot Tegal juga menerapkan lokal lockdown yang belum terbukti optimal atasi penyebaran. Meski begitu, sejumlah kalangan DPRD Kota Tegal merasa bahwa rencana-rencana dan program tersebut belum optimal dan efektif untuk mengatasi penyebaran wabah Covid 19.

Read More

Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro,ST mengungkapkan, dari hasil sidak yang dilaksanakan oleh DPRD kota Tegal pada Senin 30/03/2020, pada program penanganan pencegahan cOVID 19 Pemkot Tegal tidak efektif dan efisien. Karena kata Kusnendro, masih ditemukan ketidaksiapan pemkot Tegal dalam menjalankan kebijakan Isolasi Wilayah. ” Sidak DPRD tadi menemukan hanya ada 4 petugas Dinas Kesehatan, alat disinfektan di Jalan Proklamasi sebagai akses utama hanya satu alat dan tidak representatif, pengendara yang lewat tidak diberhentikan, tidak ada kordinasi dengan pihak kepolisian, masih banyak persiapan yang kurang dalam penerapan isolasi wilayah,” kata Kusnendro disela- sela sidak didampingi unsur pimpinan dan anggota DPRD kota Tegal.

Kusnendro meminta kepada pemerintah kota Tegal agar membuka akses jalan di jalan raya Teuku Umar Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan.” Pas di Gerbang yang ditutup Beton harus dibuka, karena jalan itu bukan milik Pemkot Tegal, jalan itu adalah penghubung antar kota dan kabupaten Tegal, milik Propinsi,” kata Kusnendro.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal Edy Suripno, mengatakan, mengapresiasi gerak cepat Pemkot Tegal dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Namun kata Uyip, mempertanyakan kebijakan Isolasi Wilayah yang tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan DPRD.” Harus tahu dalam mekanisme kebijakan, seharusnya menggunakan prinsip dasar pemerintahan yang baik dan benar, Parlemen dilibatkan. Kebijakan ini tidak dibicarakan dulu dengan DPRD, padahal harus siap dengan dampaknya. Jangan cari viral, ada masyarakat yang harus dilindungi, saya menilai pelaksanaan isolasi wilayah ini gagal,” jelasnya.

( Susilo/MM/KBk)

Related posts