Soal Penurunan Tarif, BPJS Kesehatan Tegal Tunggu Keputusan Dari Pusat

  • Whatsapp
Suasana pelayanan kantor BPJS Cabang Tegal.(Foto:Makmur/kbk)

KabarBeritaku.com, ( Tegal )– Keputusan Mahkamah Agung (MA) tentang turunnya tarif iuran BPJS Kesehatan direspon oleh BPJS Kesehatan Tegal.

Menurut Humas BPJS Kesehatan Tegal Sulistyo Anggoro, pihaknya belum menerima keputusan dari Kementerian atau BPJS Pusat. “Pihak BPJS Kesehatan Tegal sendiri belum bisa memberikan keterangan kepastian kapan turun harga iuran, karena belum ada keputusan dari pusat,” ujar Sulistyo, Selasa ( 10/03/2020) kepada KabarBeritaku.com.

Read More

Menurut Sulistyo Anggoro, BPJS Tegal , sembari menunggu instruksi dan keputusan BPJS Pusat iuran BPJS kepada peserta JKN KIS masih berdasarkan pasal 34 ayat 1 dan 2 dalam Perpres Nomor 75. “Untuk bulan ini (Maret) iurannya masih sama. Kita masih pakai dasar Perpres Nomor 75 pasal 34 ayat 1 dan 2,” katanya.

Ketika di konfirmasi mengenai teknis apakah iuran dari bulan Januari 202 nantinya akan di kembalikan kepeserta jika BPJS menjalankan keputusan MA. Sulistyo, mengatakan secara juknis ( Petunjuk Teknis ) pihak tetap menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat. “Keputusan MA itu kan masih digodok di Kementerian Pusat, kita masih menunggu, jadi bagaimana teknisnya nanti kita disini ( Daerah -red) menunggu ,” pungkasnya

Sebagaimana diketahui Pasal 34 ayat (1) dan (2) Perpres Nomor 75 Tahun 2019 disebutkan bertentangan dengan sejumlah ketentuan di atasnya, seperti UUD 1945, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Pasal tersebut menjelaskan tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen. Putusan dibacakan 27 Februari 2020 lalu, di mana dikatakan bahwa pasal ini tidak mempunyai hukum mengikat.(Susilo/KBk)

Related posts