Kapolres Tegal Kota Tegaskan Larang Takbir Keliling

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Kapolres Tegal Kota, AKBP AKBP Rita Wulandari Wibowo dengan tegas melarang masyarakat di wilayahnya agar tidak melaksanakan takbir keliling dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Sebagaimana himbauan pemerintah di masa pandemi corona 19.

Disampaikan Rita, pada kegiatan takbir keliling cukup rawan terjadinya penularan Covid 2019. Pasalnya, dalam kegiatan itu dapat dipastikan akan banyak warga yang berkumpul atau berkerumun. “ Malam takbir kami himbau agar masyarakat tidak takbir keliling. Itu karena pasti berkerumun dalam jumlah besar, rawan penyebaran, kegiatan tersebut dilarang,” kata Rita, Jumat (22/5/2020) disela- sela kegiatan Apel Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar ( PDBB) di lapangan Tegal Selatan.

Read More

Perempuan yang sebelumnya menjabat Kanit IV Subdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri , jika pihaknya mengintruksikan Polsek jajaran untuk memperketat keamanan pada malam takbir nanti.

Sebagai diberitakan Wali Kota Tegal, Forkopimda dan Tokoh Agama Islam se-Kota Tegal sepakat memutuskan melarang masyarakat untuk melaksanakan takbir keliling Melarang kegiatan takbiran keliling di Wilayah Kota Tegal,

Kesepakatan Pemkot Tegal dengan sejumlah tokoh Agama pada Selasa (19/05/2020)di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Setda Kota Tegal, yakni,

1.Menghimbau bagi yang sakit untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (Munfarid).
2.Masjid / Mushola, Lembaga Pemerintah / Swasta dan Organisasi Kemasyarakatan diperkenankan menyelenggarakan Sholat Idul Fitri dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat antara lain:
a. Melakukan penyemprotan disinfektan sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.
b. Menyediakan tempat cuci tangan dan sabu atau hand sanitizer yang cukup.
c. Melaksanakan pengukuran suhu tubuh dengan thermogun
d. Menerapkan physical distancing / pengaturan jarak aman antar jamaah (1-2 meter)
e. Wajib memakai masker
f. Tidak mengedarkan kotak amal / shodaqoh
g. Menempatkan kotak amal / shodaqoh di Lokasi tersendiri
h. Tidak bersalamaan antara jamaah
i. Tidak menyelenggarkan kegiatan halal bi halal dan/atau selaturahmi yang mengumpulkan jamaah / massa dalam jumlah besar, open house dan sejenisnya baik di lembaga pemerintah / swasta, masjid, mushola maupun tempat lainnya
Keputusan ini wajib dilaksanakan oleh semua pihak.(Makmur/KBk)

Related posts