DPRD Kota Tegal Sebut Kebocoran PAD Sektor Pariwisata Hingga 80 Persen

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )– Anggota DPRD Kota Tegal menyebutkan adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) disektor Pariwisata hingga 80 persen, khususnya tiket masuk di kawasan Obyek Wisata Pantai Alam Indah ( PAI ) kota Tegal.

” Saya sebutkan kebocoran PAD dari sektor Pariwisata khususnya di Pantai Alam Indah ( PAI ) mencapai 80 Persen dari target. Contohnya masuk ke PAI itu Rp. 2000,-, kemudian di dalam banyak lagi pungutan – pugutan diluar tiket masuk,” kata anggota DPRD Nur Fitriani, S.E.Akt, M.M,kepada KabarBeritaku.com belumlama ini.

Read More

Menurut Fitriani, dengan ditambahnya wahana oleh pemerintah kota Tegal di kawasan PAI sebagai salahsatu obyek wisata andalan kota Tegal, tentunya harus dibarengi dengan sistem pembayaran E tiketting untuk menekan kebocoran PAD.” Dengan adanya program pemerintah kota Tegal ditahun 2020, untuk menambah wahana bermain di PAI seperti Banana Boot, jembatan ampung tentunya akan menjadi magnet tersendiri. Maka perlu Sistem pembayaran tiket di Tempat Pembayaran Retribusi (TPR) di objek wisata PAI harus menggunakan komputerisasi atau Electronic Ticketing (E-Ticketing). Hal itu dimaksudkan agar menekan kebocoran tiket yang kami prediksi mencapai 80 persen. Selain itu akurasi pelayanan tiket sebelum masuk ke wilayah pantai semakin baik. Dengan adanya sistem E tiketing saya yakin potensi PAD bisa lebih besar dari target sekrang atau sebelumnya,”kata Politisi asal PAN.

Senada dengan Nur Fitriani, anggota DPRD Hj.Ely Farisati SE mengungkapkan, bahwa kebocoran PAD terjadi karena saat wisatawan masuk jumlah biaya yang dibayar tidak sama. ” Ada yang pakai mobil dengan penumpang 3 orang tidak ada bedanya dengan yang penumpangnya lebih,” katanya.(MM/KBk)

Related posts