Bagikan 3000 Sertifikat, Pesan Presiden : Gunakan Sertifikat Untuk Hal Positif

  • Whatsapp

Kabarberitaku.com, ( Slawi )– Presiden Joko Widodo berpesan kepada penerima sertipikat, agar bijak dalam menggunakan atau memanfaatkan sertipikat tanah ini. Jokowi berharap masyarakat menggunakan sertipikat untuk keperluan yang positif, seperti investasi, modal usaha maupun modal kerja.

“Tetapi sebelum pinjam ke bank, tolong untuk di kalkulasi serta dihitung terlebih dahulu. Hitung benar kemampuan untuk mengangsur cicilannya,” pesan Mantan Wali Kota Surakarta itu disela – sela pembagikan 3.000 sertifikat tanah . Pembagian sertipikat tanah ini merupakan agenda program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi warga kabupaten Tegal ,Jumat (09/11/2018) . Saat memberikan kata sambutan, Jokowi menyinggung masalah sengketa tanah yang selalu dijumpainya ketika berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia. Jokowi mengatakan, warga tidak perlu khawatir terlibat sengketa karena telah mempunyai sertifikat yang sah.

Read More

“Rakyat pegang sertifikat sehingga tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki sudah jelas. Hati-hati, tidak hanya di Jakarta, di seluruh Indonesia ini bersengketa di mana-mana,” kata Jokowi di GOR Indoor Tri Sanja, Turut hadir Bupati Tegal, Umi Azizah, Sekretaris Daerah Kab. Tegal, Joko Widodo Mulyono, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang RI/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI Sofyan Djalil dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin.

Ia mengatakan, permasalahan sengketa tanah bisa memicu konflik antartetangga, antara rakyat dan pemerintah, serta antara rakyat dan perusahaan swasta. Ia menambahkan, banyak warga rela berkelahi demi mempertahankan tanah mereka.Ia berharap sertifikat yang telah dibagikan dapat memberikan kepastian bagi para pemegang sertifikat. “Kalau enggak pegang sertifikat gimana, kalau masuk ke pengadilan ya kalah. Tapi kalau sudah memegang tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki enak banget,” ujar Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu menyampaikan bahwa pada target Tahun 2023 masyarakat Kabupaten Tegal sudah bersertipikat. “Insya Allah tahun depan 60.000 sertipikat untuk masyarakat Kabupaten Tegal,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan DJalil berharap dengan penerbitan sertipikat tanah ini bisa menimbulkan dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Tegal, utamanya dalam bidang perekonomian masyarakat.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menjelaskan program percepatan sertifikat tanah untuk masyarakat ini mempunyai dampak yang luar biasa. Terlihat dari munculnya usaha-usaha baru masyarakat daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Salah satu penerima sertipikat tanah Sri Rahayu warga Desa Wangandawa, ini mengaku senang akan hadirnya program sertipikat tanah ini. Rencananya, dengan sertipikat tanah yang sudah diberikan oleh pemerintah, Rahayu akan membuka usaha kecil-kecilan demi meningkatkan taraf hidupnya.(Jaylani/KBk)

 

 

Related posts