Proyek Embung Desa Pruwatan Diduga Menggunakan “Double Anggaran”

0
153
Embung di Dukuh Sesepan, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Brebes.

KabarBeritaku.com, ( Brebes )– Proyek pembangunan embung yang dibangun di tanah bengkok di di Dukuh Sesepan Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu, kabupaten Brebes.Diduga mengunakan dua anggaran atau “Double”, yakni dana bantuan program dari Kementerian Desa dan Transmigrasi (PDT) dan Dana Desa Pruwatan.

Informasi yang dirangkum kabarBeritaku.com, Desa Pruwatan mendapatkan bantuan pembangunan embung dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT). Embung berukuran 25X50 meter kedalaman 4 meter dengan anggaran sekitar Rp. 500 juta. Namun pada papan pengumuman anggaran Perubahan APBDes Pruwatan Tahun 2018, kembali dianggarkan menggunakan dana desa sebesar Rp. 270 juta.

Dugaan adanya penyelewengan modus double anggaran berawal dari adanya pengakuan salah satu masyarakat, Tangguh Bahari,SH yang mengaku curiga dengan kembali dianggarkannya proyek pembangunan embung tersebut.” Selaku masyarakat saya terkejut dengan dialokasikan pembangunan embung desa Pruwatan dalam perubahan APBdes Pruwatan tahun 2018. Padahal pembangunan embung tersebut jelas dari dana bantuan program dari Kementerian Desa dan Transmigrasi (PDT). Artinya disinyalir kuat ada dua anggaran dalam pembangunan embung tersebut,”jelasnya kepada KabarBeritaku.com, Senin ( 14/01/2019)

Tokoh masyarakat Kabupaten Brebes bagian selatan, M. Tangguh Bahari,SH, ini menilai terjadi kejanggalan di dalam mekanisme penganggaran dananya. Selain kejanggalan soal penggaran, pengerjaan proyek embung diduga kuat dikerjakan oleh pihak ketiga atau rekanan.” Untuk pembangunan embung didesa Pruwatan ini terjadi tumpang tindih dalam penggaraan, hal tersebut potensial untuk korupsi, dugaan adanya kejanggalan anggaran dalam proyek embung ini juga sudah kami sampaikan kepada Kejaksaan Negeri Brebes untuk ditindaklanjuti adanya inidikasi korupsi,” ujarnya.

Papan pengumuman APBDes Perubahan tahun 2018 desa Pruwatan.

Sementara terkait persoalan tersebut,  Camat Bumiayu Apriyanto Sudarmoko, dan PJs. Kepala Desa Pruwatan, Amsori, dikonfirmasi melalui telepon gengam belum memberikan keterangan.(Makmur/Kbk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here