KPU Kabupaten Tegal : Pengumuman Caleg Terpilih Tunggu Putusan MK

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal, belum bisa mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif yang lolos menjadi anggota DPRD dan perolehan kursi partai politik pada Pemilu 2019 karena menunggu putusan Mahkamah Konstitusi.

Ketua KPU Kabupaten Tegal Nurohman mengatakan penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih mengacu pada Surat Edaran Nomor 867 tanggal 24 Mei 2019, bahwa tahapan PKPU Nomor 10 dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengatakan bahwa tiga hari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mencantumkan buku register perkara konstitusi, KPU baru bisa menetapkan perolehan kursi dan menetapkan calon terpilih.

“Bendasarkan aturan tersebut, maka tiga hari setelah MK mencantumkan itu, bagi KPU kabupaten atau provinsi yang tidak ada gugatan, MK akan menyurati KPU Pusat. Setelah itu KPU Pusat akan menyurati DPRD provinsi maupun kabupaten, baru bisa menetapkan,” katanya, Senin ( 28/05/2019)

Ia mengatakan selama masa menunggu tersebut, KPU akan mengadakan rapat koordinasi dengan PPS dan PPK untuk menyiapkan bila ada gugatan. Pada Rabu (29/5/2019), KPU akan mengundang peserta pemilu untuk mengumumkan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP).

“Sesuai SE tanggal 24 Mei, gugatan perkara di MK dibuka pendaftarannya. Namun permohonan itu belum tentu dicatat di buku register perkara konstitusi karena ada yang ditolak dan diterima. Saat ini MK akan konsentrasi dulu dengan gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden (PPWP). Kami masih menunggu hasilnya. Untuk wilayah Kabupaten Tegal. Kami tidak bisa memastikan tidak ada gugatan, karena yang berhak menyatakan tidak ada gugatan, yakni MK,saat ini kami juga terus memantau permohonan gugatan ke MK, melalui situs JDIH KPU RI belum menemukan adanya permohonan gugatan. MK baru akan mengirimkan surat pemberitahuan berperkara di MK pada 1 Juli 2019,” terangnya.

 

Nurohman mengatakan, untuk gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) di MK dari wilayah Kabupaten Tegal juga belum ada di situs resmi KPU RI.Sedangkan, deadline gugatan MK untuk capres lebih awal pada 11 Juni 2019.”Kalau soal gugutan Pilpres sifat ya global,”pungkasnya.(Makmur/KBk)