Gerindra Nilai Sah Pemkot Tegal Ajukan PSBB

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Pemerintah Kota Tegal telah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kedua kalinya kepada Menteri Kesehatan RI. Terkait hal itu, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tegal, Sisdiono Ahmad angkat bicara. Menurutnya, permohonan PSBB yang dilakukan Pemkot Tegal tidak ada yang aneh.

“Pemkot Tegal mengajukan PSBB, menurut kami sah – sah saja. Itukan bagian dari upaya Pemkot Tegal dalam mencegah penyebaran Covid 19. Silakan saja mengajukan PSBB, keputusan itu ada di Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan,” Kata Sisdiono dilingkungan gedung DPRD Kota Tegal, Kamis (16/04/2020) siang.

Read More

APBD Kota Tegal tahun 2020, lanjut Sisdiono, tidak ada anggaran untuk penanganan Covid 19, maka sesuai dengan Surat Edaran nomor 440 Mendagri tertanggal 29 Maret 2020, masing – masing daerah membentuk gugus tugas kemudian anggaran penanganan covid 19 diperoleh dari refokusing APBD 2020.

“Hasil refokusing APBD tahun 2020 Pemkot Tegal untuk penanganan Covid 19 diperoleh 27,5 Milyar. Dasar dari anggaran ini adalah Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang disertai surat keterangan bencana daerah dari BPBD, sedangkan pihak BPBD mengeluarkan surat itu dasarnya dari Dinas Kesehatan Kota Tegal. Saya kira untuk saat ini anggaran tersebut cukup,” katanya.

Menurutnya, Pemkot Tegal mengajukan permohonan PSBB bukan untuk nyengget anggaran dari Pemerintah Pusat. “Saya kira upaya Pemkot Tegal mengajukan PSBB itu bukan untuk nyengget anggaran Pemerintah Pusat. Menurut Perpres nomor 54 tahun 2020, alokasi dana penanganan covid 19 bisa diperoleh dari refokusing APBD maksimal 25 persen. Kalau pendapatan Pemkot Tegal pertahun sekitar 1,2 triliun artinya anggaran untuk penanganan Covid 19 diperiode ini bisa mencapai sekitar 257 milyar.” katanya.

Related posts