Petani Pemalang Kesulitan Pupuk Bersubsidi

  • Whatsapp

KabarBeritaku.cm, ( Pemalang )- Sejumlah petani di desa Cikendung Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi diantaranya pusri,ZA,ponska. Peristiwa ini terjadi sejak 3 bulan lalu dan berdampak pada gagal panen.

“Disini petani punya uang untuk beli garam (pupuk-red), tapi susah sekali”,keluh ibu paruh baya bernama Saminah. Kondisi ini di duga di sebabkan aturan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi yang terlalu rumit di ikuti oleh para petani yakni petani di haruskan gabung dengan kelompok tani beserta kelengkapannya memiliki kartu tani.

Read More

Bahkan petani di haruskan membuka rekening di bank BRI yang di gunakan untuk mengisi saldo sebagai proses pembelian pupuk. “Ya ribet kalau harus mengikuti aturan tersebut, sedangkan kami kan hanya petani kecil yang biasanya membeli pupuk tidak dalam jumlah besar”, imbuh wanita paruh baya tersebut.

Lebih lanjut Saminah yang di kenal sehari hari dengan nama Marni menjelaskan, bahwa petani keberatan jika harus membeli pupuk non subsidi yang menurutnya harga pembelian di luar kemampuan petani pada umumnya. Di bandingkan pupuk bersubsidi, harga pupuk non subsidi perkilonya jauh lebih mahal yakni terdapat angka selisih mencapai Rp.7000/kg.

“Kami ingin pupuk yang murah saja karena hasil panen yang kadang untuk di jual lagi tidak menutup modal bertani”, harapnya. Para petani meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan petani petani kecil di kecamatan Pulosari pada khususnya karena dengan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dapat mengancam tanaman cabai, padi, jagung dan yang lainnya gagal panen.(Ctnbr/PML/KBk)

Related posts