Libur Natal dan Tahun Baru Tempat Wisata Ditutup.

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Pemerintah Kabupaten Tegal menutup seluruh destinasi wisata selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kebijakan ini berlaku 30 Desember sampai 1 Januari 2021.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penutupan destinasi wisata itu merupakan tindaklanjut dari hasil Rapat kordinasi Forkompinda kabupaten Tegal untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan dan juga kluster baru covid-19 saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, yang digelar di sebuah rumah makan di jalan Raya Yomani Guci Kabupaten Tegal, Rabu (23/12/2020). Pemkab tegal juga menutup tempat wisata yang dikelola desa.

Read More

Selain destinasi wisata, Pemerintah kabupaten Tegal juga menutup sejumlah lokasi ruang publik,Alun-alun Anggawana, Alun-alun rumah dinas Bupati, Taman Rakyat Slawi, Taman Bunga.Bahkan perayaan malam Natal dan malam tahun baru 2021 ditiadakan.

Penutupan beberapa destinasi wisata dan ruang publik tersebut dilakukan pada tanggal 30 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021. Pemerintah berharap waktu libur Natal dan Tahun Baru untuk tetap di rumah saja dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

 

Hadir pada kegiatan kordinasi FORKOMPIMDA Kabupaten Tegal;
1. Bupati Tegal Dra Umi Azizah.
2. Kapolres Tegal di Wakili Kompol Aris.
3. Komandan Kodim 0712/Tegal di wakili Lettu Inf. MA Rokhim.
4. Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Aziz.
5. Kajari Tegal BP.Mulyadi SH.
6. Wakil Bupati Sabilillah Ardi Bsc.
7. Sekda kab. Tegal Dr Widodo Joko Mulyono M.Kes.MM.
8. Komandan Brigif 4/DW diwakili Kapten Inf. Sutriyono.
9. Dansat Radar 214 Tegal di wakili Kapten Hendro K.
10. Ka Pengadilan Negri Tegal Idirawti SH MA.
11. Ka Pengadilan Agama kab.Tegal Drs H And Basyir M.Ag.
12. FKUB BP. Dody .
13. Pdt. Sugeng.
13. Ka Dishub Tegal BP Uwes CK.
14. Humas kab. Tegal Hakam.
15. Ka Satpol PP Suharinto.
16. BPBD BP. Jaenal.

Inti hasil pertemuan tersebut :
1. Semua puskesmas kab. Tegal selama 1×24 jam disiagakan termasuk Rumah sakit.
2. Tetap melaksanakan patroli Yustisi utk menghindari kerumunan.
3. Kordinasi dengan PJKA untuk pemasangan rambu” dan paling perlintasan jalur Kereta Api.
4. Dari FKUB Kristen protestan dan Katholik tidak ada perayaan selama Natal dan Tahun baru, Doa tempt ibadah di gilir.
5. Para Kades agar standby ditempat. Tidak bepergian keluar kota selama natal dan tahun baru.
6. Tempat Pariwisata yang dikelola kabupaten maupun pedesaan ditutup mulai tanggal 30 Desember 2020 s.d tanggal 1 Januari 2021.
7. Tempat kerumunan Al. Alun,s Anggawana, Alun,s Rumah dinas Bupati, TRASA, Taman Bunga di TUTUP.
8. Antisipasi jangan sampai terjadi klaster baru selama libur panjang khusus,a tempat ibadah.
9. Kegiatan khajatan yang menimbulkan kerumunan banyak orang di larang.
10. Menindak lanjuti Prokes sampai ke tingkat bawah/desa.

Related posts