Dualisme DPC PAPDESI Kabupaten Tegal Berdamai

  • Whatsapp
Anggota DPR RI Dewi Aryani memberikan sambutan.

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Dualisme kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Tegal akhirnya islah (damai).

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Wargiyati saat penyerahan surat mandat DPC PAPDESI Kabupaten Tegal di Hotel Permata Inn.Minggu ( 12/04/2021).

Read More

Wargiyati menjelaskan, kedua kubu tersebut antara lain kubu Mulyanto yang dikabarkan sudah dilantik sebagai ketua DPC PAPDESI Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu dan kubu Lasdie yang hendak dilantik menjadi ketua PAPDESI Kabupaten Tegal.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pendiri PAPDESI, Suwarjo, membenarkan SK yang diterima Mulyanto dan Lasdie tidak sah dan cacat hukum. Menurut Suwarjo Surat Keputusan yang diterima Mulyanto cacat hukum karena diturunkan oleh Sumariyadi dan Bambang yang bahkan tak memiliki SK dari DPP.Sedangkan surat mandat yang diberikan kepada Lasdie juga tidak sah, karena tidak sesuai dengan AD/ART.

Terkait dualisme kepengurusan DPC Papdesi Kabupaten Tegal, Dewan Pendiri Papdesi menunjuk kepala desa Wangandawa kecamatan Talang bernama Harsoyo sebagai penerima mandat untuk menjadi Ketua DPC Kabupaten Tegal.”Penerima mandat dalam hal ini Harsoyo, nantinya akan menyelenggarakan Muscab PAPDESI Kabupaten Tegal. Pelaksanaannya setelah Musda DPD selesai.“Muscab mungkin bisa digelar Juni sampai Agustus, menunggu Musda selesai,” kata Suwarjo.

Sementara Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Dr. Dewi Aryani, M.Si, mengatakan bahwa dualisme kubu DPC PAPDESI baik kubu Mulyanto maupun kubu Lasdie sudah islah (berdamai).Menurut Dewi, bagi kepala desa yang hendak mencalonkan diri sebagai Ketua DPC Papdesi ke depan, dipersilahkan untuk berkomperisi secara sehat dan profesional dengan mengutamakan kepentingan kades dan warganya bukan kepentingan pribadi dan kelompok.(Jaylani/KBk)

Related posts