KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- sebanyak 174 wisudawan yang berasal dari gabungan seniman, budayawan dan sastrawan tegalan mengikuti acara Wisuda Sastrawan Tegalan yang pertama di Auditorium Universitas Pancasakti Kota Tegal, Rabu (6/7/2022).
Acara wisuda yang lazim dilakukan dengan seragam dan berbahasa indonesia, namun di tersebut semua tatanan upacara dilakukan dengan bahasa logat tegalan. Tak kalah unik prosesi wisuda diiringi menggunakan alat musik tradisional, selain itu wisudawan juga menggunakan pakaian adat Kota Tegal.
Menurut Rektor Universitas Pancasakti Kota Tegal Taufiqullah, wisuda Sastrawan Tegalan, merupakan acara yang diselenggarakan untuk memberi penghargaan kepada Penggiat Sastra Tegal. ” Ini salahsatu bentuk kegiatan dalam rangka melestarikan budaya Tegal, Insyallah UPS akan selalu mendorong berbagai macam kegiatan upaya melestarikan kearifan lokal Tegal,jadi hari ini me wisuda para seniman, budayawan, sastrawan baik , buku, skrip film dan karya sastra lainnya. Mereka yang diwisuda adalah pegiat yang minimal telah menghasilkan 10 karya Sastra Tegal, baik itu puisi, cerpen maupun tulisan dalam bahasa Tegal, buku, skrip film dan karya sastra lainnya,”katanya.
Sementara Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE. MM mengatakan, memberikan apresiasinya mengenai acara tersebut Wisuda Sastrawan ini tergolong unik dan hanya terlaksana di Kota Tegal. Dedy Yon berpesan kepada wisudawan wisudawati , jangan cepat berpuas diri terus berkarya, sebab menurut Dedy Yon menganalogikan Wisudawan dalam sebuah perguruan tinggi, setelah lulus, yang di tunggu adalah pengabdian dimasyarakat dalam mengamalkan ilmu yang dimiliki.”Nang wektu sing apik kiye enyong ngucapna matur kesuwun ( Ini merupakan waktu yang baik saya mengucapkan terima kasih- red), uga apresiasi maring panitia wisuda sastrawan tegalan ( Juga mengapresiasi kepada panitia penyelenggara) , kayonge kejadian kiye kelebu unik ( Sepertinya ini hal yang unik ) , deyan tah mung ana nang Tegal thok ( Kemungkinan hanya ada di Tegal saja ) , ana sastrawan diwisuda nang kampus ( Ada Sastrawan di wisuda di kampus. Kaya mahasiswa sing wis lulus studi ( Seperti mahasiswa yang lulus dari studi),” ujar Wali Kota dalam sambutannya yang disampaikan dalam bahasa Tegal.
Wali kota berharap seniman, budayawan dan sastrawan Tegal yang telah diwisuda harus terus melestarikan bahasa Tegalan, dan mempertanggung jawabkan amanah yang sudah diberikan. Selain itu Dedy Yon mengajak Warga Tegal untuk terus semangat untuk melestarikan Bahasa Tegal, menulis Sastra Tegal agar Sastra Tegal menjadi lebih dikenal dunia.( Zaenal Arifin /KBk)








