KabarBeritaku.com, ( KOTA TEGAL )- Kabar mengenai seorang pasien ruang VIP Niscala RSUD Kardinah Kota Tegal yang diduga kabur saat akan diamankan petugas kepolisian menjadi perbincangan di media sosial dan grup WhatsApp, Kamis (23/7/2026) malam.
Informasi yang beredar menyebut pasien berinisial M.B. (44), warga Jalan Perkutut, Kota Tegal, meninggalkan rumah sakit ketika petugas kepolisian hendak melakukan pengecekan. Namun, pihak RSUD Kardinah Kota Tegal memastikan informasi tersebut tidak benar. Rumah sakit menegaskan pasien keluar secara resmi sesuai prosedur medis dan administrasi, bukan melarikan diri.
Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, Lenny, menjelaskan, M.B. datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Kamis (23/7/2026) pukul 01.20 WIB dengan keluhan kolik abdomen atau nyeri perut.
“Pasien datang ke IGD dengan keluhan kolik abdomen. Setelah mendapat terapi, pasien dirawat inap dan dikonsultasikan ke dokter spesialis penyakit dalam,” ujar Lenny, Jumat (24/7/2026).
Pulang Atas Permintaan Sendiri
Setelah menjalani perawatan dan kondisi kesehatannya membaik, pasien memilih pulang atas permintaan sendiri. Menurut Lenny, sebelum meninggalkan rumah sakit, pasien telah menandatangani surat persetujuan pulang atas permintaan sendiri sehingga seluruh risiko medis menjadi tanggung jawab pasien.” Pasien pulang atas permintaan sendiri, sudah menandatangani persetujuan, sehingga seluruh risiko menjadi tanggung jawab pasien,” katanya Jumat ( 24/7/2026).
Selain itu, seluruh administrasi dan biaya perawatan juga telah diselesaikan sesuai ketentuan rumah sakit. Karena itu, RSUD Kardinah menegaskan tidak ada peristiwa pasien melarikan diri sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.
Polisi Datang Setelah Pasien Pulang
Lenny juga membenarkan adanya kedatangan anggota Satreskrim Polres Tegal ke RSUD Kardinah. Namun, menurutnya, petugas datang setelah pasien lebih dahulu meninggalkan rumah sakit.”Polisi datang setelah pasien pulang untuk mengonfirmasi keberadaannya, dan kami sampaikan pasien sudah diperbolehkan pulang,” jelasnya.
Ia menambahkan, surat permintaan visum dari kepolisian baru diterima rumah sakit setelah pasien selesai menjalani perawatan dan keluar dari RSUD Kardinah.
Polres Tegal Benarkan Lakukan Pengecekan
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran membenarkan anggotanya melakukan pengecekan terhadap pasien tersebut. “Benar, kemarin ada anggota Reskrim Polres Tegal ke sana mengecek orang yang sedang sakit di RSUD Kardinah,” kata Luis melalui pesan WhatsApp.
Kuasa Hukum: Klien Tidak Kabur
Sementara itu, kuasa hukum M.B., Putra Fajar Sanjaya , membantah kabar yang menyebut kliennya melarikan diri dari rumah sakit. Ia menjelaskan, M.B. merupakan salah satu tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kupedes di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Pagongan periode 2021–2022.
Menurut Fajar, kliennya bukan pegawai BRI, melainkan pihak swasta yang meminjam dana dari sejumlah debitur. “Klien kami hanya berhubungan dengan para debitur. Ada sekitar 26 debitur yang meminjamkan uang kepada klien kami dengan nominal bervariasi. Seluruhnya sudah dikembalikan dan kami memiliki bukti pelunasannya,” ujarnya.
Pindah Rumah Sakit
Fajar menjelaskan, sebelum proses pelimpahan tahap II ke kejaksaan, kliennya mengalami gangguan kesehatan dan menjalani perawatan di RSUD Kardinah. Namun, karena merasa tidak cocok dengan pelayanan yang diterima, M.B. memutuskan melanjutkan perawatan di RSI Harapan Anda.
Ia menegaskan perpindahan tersebut telah diberitahukan kepada penyidik dan bukan merupakan upaya menghindari proses hukum. “Tim kuasa hukum telah memberitahukan penyidik bahwa klien kami dirawat dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit lain. Penyidik juga datang mengecek keberadaan klien kami di RSI,” jelasnya.
Fajar menambahkan, sejak awal kliennya bersikap kooperatif dan tetap berkomitmen memenuhi seluruh proses hukum setelah kondisi kesehatannya pulih. “Kami berkewajiban mendampingi klien sampai proses hukum selesai. Saat ini yang kami minta, beliau fokus dulu pada pemulihan kesehatannya,” pungkasnya. ( Tosin Akbar /KBk )







