Kasus PTSL Desa Dawuhan, Polisi Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kades

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Reskrim Polres Tegal masih melakukan penyelidikan pada kasus dugaan pungutan liar ( Pungli ) Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2018 di Desa Dawuhan kecamatan Talang kabupaten Tegal. Menurut Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto melalui Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, SH, mengatakan, sudah memeriksa sejumlah saksi. Dalam kasus dugaan pungtan liar ( Pungli ) program PTSL desa Dawuhan, penyidik Polres Tegal menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang, Patoni sebagai kepala desa Dawuhan.

Selain itu kata Bambang, dalam perkara tersebut pihaknya juga menerapkan pasal tindak pidana korupsi.”Iya, sudah ditetapkan tersangka. Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan berkasnya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi untuk proses hukum lebih lanjut, kami sangkakan Kades Dawuhan dengan penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, SH,Senin (24/09/2018) usai kegiatan video conference (vicon) dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.

Read More

Terpisah kasi Pidana Khusus Kejari Slawi, Ricky Makado SH. MH,membenarkan telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dugaan kasus pungutan liar ( Pungli ) Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2018.” Kami sudah menerima SPDP soal adanya kasus dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum Kepala Desa Dawuhan, kejaksaan akan menindaklanjuti dan kami masih menunggu kelengkapan berkasnya,”ujarnya. ( Jaylani Iqbal/KBk)

Related posts