DPRD Kabupaten Tegal Minta Pemkab Fokus Turunkan Angka Pengangguran

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tegal menginginkan pemerintah daerah setempat untuk fokus dalam mengatasi masalah pengangguran.

Hal tersebut diungkapkan anggota Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Agus Salim, SE, menurutnya hal itu perlu diatasi karena jika tidak akan menambah angka pengangguran di Kabupaten Tegal.

“ Dari LKPJ tahun 2018 saat ini tercatat angka pengangguran di kabupaten Tegal hingga tahun 2018 masih mencapai 8,45 persen, jumlah itu dikhawatirkan akan terus bertambah jika tidak segera diatasi serius oleh pemerintah daerah,” katanya kepada kabarBeritaku.com, Minggu (31/03/2019) .

Menurut Politisi PKB itu, Pemerintah Kabupaten melalui OPD teknisnya diharapkan mampu menyiapkan dana untuk pelatihan tenaga kerja lokal melalui Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga hal itu diharapkan mampu menjadi salah satu solusi menurunkan angka penangguran.“Jika terus dibiarkan maka akan memperlambat pertumbuhan ekonomi di sosial masyarakat yang berimplikasi pada angka kemiskinan yang mencapai 7,94 di tahun 2018,” ungkapnya.

Agus Salim menilai secara umum pembangunan kabupaten Tegal sudah cukup bagus.” Laporkan LKPJ tahun 2018, pada huruf A, tertulid capian ekonomi makro dan sosial daerah , pertumbuhan ekonomi 5,43,inflasi 2,95,angka kemiskinan 7,94,tingkat pengangguran terbuka 8,45,IPM 67.60. Jadi dari data diatas berarti pembangunan kab.tegal di tahun 2018 sudah cukup bagus, pertumbuhan ekononomi, inflasi,.dan angka kemiskinan kita lebih baik dari rata- rata nasional dan provinsi. Pemkab masih punya PR ditingkat pengangguran terbuka yang masih tinggi dan indek pembangunan manusia meskipun tiap tahun ada perbaikan tapi belum begitu tinggi,”jelasnya.

Oleh karena itu lanjut pria yang akrab dipanggil Agus Salim, meski sudah cukup bagus tetap perlu disikapi oleh Pemerintah Daerah jika ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.

“Karenanya kami berharap ditahun 2019 ini agar Pemerintah Daerah melakukan perencanaan yang baik agar bisa merealisasikan dilapangan untuk terus mengurangi jumlah penganguran,” pungkasnya .(Makmur/Adv/KBk)