Gelar Halal Bihalal, Pimpinan Dewan Jaga Kekompakan Eksekutif-Legislatif

KabarBeritaku.com, ( Slawi )– Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tegal menggelar halal bihalal pada hari kedua masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah, Selasa (11/6/2019).

Kegiatan yang terselenggara di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tegaljuga dihadiri oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Wakil Bupati Tegal Ardie ,staf dan karyawan sekretariat dewan, OPD, camat dan lurah, forkopimda, pimpinan instansi vertikal, hingga perwakilan tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdauas, SE berharap halal bihalal tersebut dapat semakin merekatkan tali silaturahmi antara semua warga yang ada di lingkungan DPRD. Serta, meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Tegal sebagai mitra kerja. ”Sehingga, tercapai masyarakat yang sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyampaikan permohonan maaf, baik kepada eksekutif maupun masyarakat Kabupaten Tegal, jika selama lima tahun menjabat sebagai wakil rakyat memiliki kesalahan atau kekurangan. Baik dalam perbuatan, tutur kata, maupun kinerja.

“Tahun ini merupakan akhir masa jabatan DPRD masa bakti 2014-2019. Setulus-tulusnya saya atas nama pribadi dan mewakili semua anggota DPRD Kabupaten Tegal meminta maaf yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Mendekati masa akhir jabatan itu pula, Firdaus memahami bahwa banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pemkab. Karenanya, dia mengimbau kepada eksekutif dan legislatif untuk semakin meningkatkan kerjasama.

“Kerjasama kita tingkatkan agar semakin erat. Sehingga, meningkatkan pula kontribusi kepada masyarakat agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tegal, Umi Azizah menyinggung penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dibarengi dengan pemilihan anggota legislatif dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Umi menyadari bahwa kontestasi Pemilu 2019 lalu telah menimbulkan polarisasi di kalangan masyarakat. Menjadikan hubungan kekeluargaan dan persahabatan menjadi renggang akibat berbeda pilihan maupun berbeda warna politik.

“Semoga usainya pesta demokrasi ini yang dibarengi dengan momentum silahturahim halal bihalal dapat menjadi refleksi kita, untuk menerima bahwa perbedaan tidak harus menyebabkan perpecahan,” kata Umi.(Adv/KBk)