Atlet Peraih Medali dan Pelatih Porprov Terima Bonus Dari Bupati Tegal

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Bupati Tegal Umi Azizah memberikan bonus kepada 14 atlet peraih medali dan 8 Pelatih porprov 2018 di Ruang Rapat Bupati. Medali yang didapatkan dari 4 cabang olahraga ini, antara lain 3 emas dari cabang olahraga Yongmodo, 2 perak dari kempo, 2 perunggu dari judo, 1 perunggu dari petanque, 1 perunggu dari petanque beregu dan 1 perunggu dari kempo beregu. Acara tersebut juga dihadiri Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Infanteri Richard Arnold Yeheskiel Sangari, karena sebagian atlet yang meraih medali merupakan anggota TNI aktif.

“Ada keinginan besar berikthiar memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat” kata Umi. Umi menambahkan, dengan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang ia canangkan, menjadi upaya menyehatkan masyarakat. Karena jika kita sehat, akal pun menjadi cerdas dan kita akan bergerak lincah. Ini diharapkan bisa meningkatkan prestasi di bidang olahraga, ujar Umi, Senin (15/7/2019) siang tadi.

Umi mengucapkan terima kasih kepada para atlet, karena telah mengharumkan nama Kabupaten Tegal dikancah Porprov. dirinya yakin jika olahraga menjadi hoby dan dilakukan secara totalitas, akan berbuah manis. Contohnya para pelatih, berhasil menjadi pribadi sehat menularkan ilmunya sehingga bisa mencetak atlet juara.

Bonus yang didapatkan para atlet sendiri sebesar 35jt untuk peraih medali emas, 17,5jt untuk peraih medali perak, 10 juta untuk peraih medali perunggu dan masing-masing 5jt untuk peraih medali perunggu beregu.

“Sudah bukan eranya lagi kita membeli atau menaturalisasi atlet dari luar daerah, kita harus mengawali dari yang paling dasar yaitu masyarakat” kata Ketua KONI Kabupaten tegal Bambang Supriyo. Menurutnya jika masyarakat sudah senang dengan olahraga akan timbul tunas-tunas baru.

Senada dengan Umi, Bambang mengucapkan terima kasih kepada atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga, yang sukses meraih medali. Ucapan dan bonus ini tidak akan sebanding dengan dengan pengobanan tenaga dan waktu, tetapi setidaknya menjadi penyemangat para atlet untuk tetap berkarya, pungkasnya.(Jaylani/KBk)