DPRD Desak Wali Kota Tegal Lantik Sekda

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro.(Foto:Susilo)

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Secara admistrasi, jabatan pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal telah habis masa bhaktinya pada 30 Januari 2020. Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono dinilai lambat dalam menyikapi persoalan itu. “Seharusnya sebelum masa bhaktinya (Sekda) habis, segera ambil tindakan supaya tidak terjadi kekosongan jabatan Sekda,” kata Kusnendro, Ketua DPRD kota Tegal di ruang kerjanya, Senin (03/02/2020).

Diharapkan, lanjut Nendro, Walikota Tegal segera berkoordinasi dengan gubernur Jateng untuk mengagendakan pelantikan Sekda secara definitif. “Kami mendesak Walikota Tegal untuk segera melantik Sekda definitif,” pungkasnya.

Read More

Sesuai dengan Perpres Nomor 3 tahun 2018 pasal kelima butir ketiga masa bhakti Sekda hanya berlaku 3 bulan. “Masa jabatan pejabat sekretaris daerah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2 paling lama 6 bulan dalam hal sekretaris daerah tidak bisa melaksanakan tugas dan paling lama 3 bulan dalam hal terjadi kekosongan sekretaris daerah.”

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun jurnalis Kabarberitaku, rekomendasi dari gubernur Jateng untuk jabatan Sekda sudah diterima pihak Pemkot Tegal sejak 27 Desember 2019.

Sebelumnya ada enam nama calon pengisi Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Tegal, mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosio kultural di BKD Provinsi Jateng, Rabu (27/11/2019). Calon Sekda Kota Tegal tersebut yaitu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Johardi, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tegal Irkar Yuswan Apendi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal Joko Sukur Baharudin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal Bajari, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Nurhayati, dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal Suspriyanti.

Johardi

Salahsatu Kandidat kuat Sekda Kota Tegal, yakni kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Tegal, Johardi, mengatakan, dirinya tidak banyak komentar soal dirinya menjadi kandidat kuat Sekda kota Tegal. “Kalau soal itu nanti dulu, saat ini saya no komen, kalau sudah dilantik baru nanti saya bisa bicara. Saya saru (tidak etis) kalau mengomentari masalah ini, itu adalah kebijakan panitia seleksi,” kata Johardi kepada KabarBeritaku.com, Senin ( 03/02/2020) lalu.(Susilo/KBk)

Related posts