Bentuk Pelajar NU Militan, IPNU IPPNU Muarareja Gelar Makesta

  • Whatsapp
Pembina IPNU IPPNU Muarareja di dampingi ketua PR IPNU menyematkan kartu peserta Makesta sebagai tanda resmi dibukanta kegiatan MAKESTA IPNU IPPNU Tahun 2020.( Foto: Jaylani/KBk)

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Mengangkat tema “Menjadikan Generasi Milineal Berjiwa Pancasila dan Berkarakter Aswaja An Nahdiyah” Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat kota Tegal menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Jumat – Minggu (7-10/02/2020) di Pondok Pesantren API Muarareja.

Abdul Kodirun, Ketua IPNU Muarareja mengatakan Makesta merupakan proses awal untuk menjadi anggota IPNU-IPPNU. Selain itu, kata Abdul, di dalam Makesta peserta diberikan materi-materi keilmuan terkait IPNU, IPPNU, NU, Aswaja, Kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.

Read More

“Sebagai calon anggota IPNU IPPNU, peserta harus mengikuti acara ini sampai selesai, karena sangat pentingnya bekal materi untuk diterapkan di organisasi. Sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan di wilayahnya masing-masing serta mampu menjadi jembatan dalam pemahaman mengenai Ahlussunnah Wal Jama’ah,” jelas abdul.

Pembina IPNU IPPNU Muarareja Ustadz Solikhun , menjelaskan IPNU IPPNU merupakan gerbang awal kaderisasi di Nahdlatul Ulama (NU). Maka dari itu, tambah Solikhun, semangat dalam berorganisasi di NU harus diawali dari hal yang paling dasar yaitu di IPNU-IPPNU.

“IPNU IPPNU merupakan organisasi yang paling dasar, paling muda, namun sangat berperan untuk kemajuan NU kedepannya. IPNU-IPPNU juga mempunyai selogan Belajar, Berjuang, Bertaqwa. Slogan inilah yang harus tumbuh di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Sementara itu,Ketua  GP Ansor Muarareja Nur Said, menyampaikan IPNU-IPNU bersama PR NU harus bisa menangani isu-isu yang dapat merusak NU. “IPNU-IPPNU harus bisa menghijaukan sekolah-sekolah, madrasah, lingkungan rumahnya dan pondok pesanten. Sehingga mereka bukan hanya NU di kultural akan tetapi harus bisa mengerti terkait struktur keorganisasiannya,” tegasnya.

Makesta ini dihadiri sekitra 50 pelajar dari berbagai perwakilan kelurahan, sekolah, dan Madrasah di wilayah Tegal Barat.(Jaylani/KBk)

Related posts