Banom NU Kota Tegal Siap “Turun Gunung” Cegah COVID-19

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Tegal )– Korban meninggal di Indonesia akibat pandemi corona mencapai puluhan orang . Aktivitas manyarakat terbatasi, dan perkumpulan massa dalam jumlah besar juga diimbau untuk tidak dilakukan. Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) pun, memperpanjang masa darurat virus corona hingga 29 Mei 2020 nanti.

Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tegal merespons keadaan darurat ini dengan melakukan pembentukan Satgas Covid 19 . Selain itu juga edukasi tentang wabah virus corona atau Covid-19 dengan memberikan pelatihan kepada para kader muda Badan Otonom ( Banom ) NU.” Sebelumnya kami membentuk Satgas Covid 19, dan kini Tim Reaksi Cepat Tanggap (TRCT) hingga tingkat ranting untuk turun lapangan mulai Kamis- Minggu ( 26-29 /03/2020) tim RCT GP Ansor kota Tegal akan melakukan penyemprotan dan sosialisasi.  TRCT berusaha menjangkau lapisan masyarakat yang lebih jauh dan mendalam untuk mendapatkan edukasi mengenai pandemi corona ini,” kata PC GP. Ansor Sarwo Edi memalui  ketua Satgas Covid 19  Widi Wirawan disela- sela pelatihan pencegahan Covid 19 di halaman Gedung NU kota Tegal, Rabu ( 25/03/2020).

Read More

Menurut Widi para peserta yang terdiri dari Banom NU memperoleh informasi teknis cara menyemprotkan dan membuat cairan semprot disinfektan.” Tujuan membantu Pemerintah dalam melawan dan mencegah penyebaran virus Corona, nantinya para kader yang dilatih dan tergabung Tim RCT dibagi menjadi beberapa tim untuk turun masuk kepelosok kelurahan di 4 kecamatan 27 Kelurahan, fokusnya pada penyemprotan dan mengedukasi masyarakat dalam bidang kesehatan.Sasarannya penyemprotan Masjid dan Mushola lebih dulu, kemungkinan sasaran bisa berkembang nanti,”ucapnya.( Susilo/KBk)

Related posts