Fraksi PAN Protes Kebijakan Walikota Tegal Soal Lockdown

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Sekretaris Fraksi PAN DPRD Kota Tegal Nur Fitriani memprotes kebijakan lokal lockdown yang dilakukan oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono selama sepekan sejak Minggu malam (22/03/2020). Menurutnya kebijakan lokal lockdown itu dilakukan secara tergesa – gesa dan mendadak.

 

Read More

“Kebijakan lokal lockdown yang diilakukan Pemkot Tegal secara tiba – tiba tanpa ada koordinasi sangat disayangkan semua pihak. Siangnya rapat koordinasi dengan Forkompinda tidak membahas itu (lokal lockdown),” kata Fitriani kepada KabarBeritaku.com, Selasa (24/03/2020) siang.

 

Meskipun tujuannya baik, lanjut Fitriani, kebijakan ini justru akan menimbulkan kepanikan bagi masyarakat kota Tegal. Menurutnya, Pemkot Tegal jangan hanya menjadi follower dari kebijakan kota lain dalam mencegah penyebaran virus corona. “Kota Tegal menurut Pemprov Jateng memang dikategorikan zona kuning, namun setiap kota itu punya cara khusus untuk menghadapi pandemi ini,” lanjutnya.

 

Menurutnya, jika Pemkot Tegal sudah mengambil kebijakan lokal lockdown, seharusnya anggaran untuk bencana dari APBD dikeluarkan. Setiap kebijakan yang diterapkan juga harus mampu memberikan solusi bagi masyarakat. “Hebohnya Pemkot di depan media dalam mengatasi penyebaran virus corona tidak seheboh realita action di lapangan,” terangnya.

 

Dia mencontohkan saat akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Pagi kota Tegal. Menurutnya, Pemkot Tegal akan menyemprot seluruh kios di pasar itu, namun faktanya hanya disemprot di eskalator dan tangga pintu utama saja.

Dalam menghadapi virus corona, dia menghimbau kepada Walikota Tegal agar tidak bermain opini di depan media agar terkesan bombastis.(Susilo/KBk)

Related posts