Isu Soal Meninggalnya PDP Covid-19 di Dukuhjati Pangkah Hoax

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Beredar kabar atau isu tentang pasien meninggal dunia berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dimakamkan hari Rabu (8/4/2020) pagi tadi pukul 09:00 WIB di Desa Dukuhjati Kidul Kecamatan Pangkah oleh petugas medis khusus, adalah kabar bohong alias hoax.

juru bicara Covid-19 Pemkab Tegal dr Joko Wantoro mealui pesan elektroniknya, menjelaskan pasien laki-laki berusia 59 tahun tersebut datang di RSI Harapan Anda Kota Tegal hari Selasa (7/4/2020) malam. Pasien dikabarkan meninggal dunia hari Rabu (8/4/2020) pagi. Pasien ini didiagnosa pneumonia dengan sepsis berat.” Dari hasil tracking rumah sakit tidak ditemukan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Bahkan hasil laboratorium, tidak mendukung adanya infeksi virus, sehingga disimpulkan pasien tidak terkategori sebagai PDP. Jika jenasah pasien tersebut dimakamkan dengan prosedur Covid-19 karena memang statusnya pada saat meninggal dunia masih tercatat sebagai PDP.

Read More

Sementara hasil laboratorium dan intepretasinya oleh dokter spesialis keluar setelah jenazah selesai dimakamkan. Sesuai dengan hasil diagnosa , maka status PDP pada pasien dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, jenasahbukan termasuk Orang Dalam Pemantauan atau warga yang baru saja datang dari wilayah zona merah pandemik Covid-19, keberadaan pasien tersebut tidak tercatat di data Puskesmas setempat. jelasnya.(Jaylani/KBk)

Related posts