Wali Kota Tegal Klaim Penerapan PSBB Efektif Tekan Penyebaran Corona 19

  • Whatsapp

Kabar Beritaku. com , (TEGAL) – Wali Kota Tegal H. Dedy. Yon Supriyono menyebut penggunaan kasus Corona (COVID-19) di wilayahnya nihil selama sepekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu termasuk kasus positif Korona, pasien dalam pengawasan (PDP), atau orang dalam pengawasan (ODP).

Dibuktikan dengan setelah satu minggu untuk PSBB berjalan, tinggal satu pasien warga Kota Tegal yang terkonfirmasi positif sesuai dengan laporan terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per Senin (04.05 / 2020). Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun sedang diverifikasikan di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Tegal. Sementara seorang terkonfirmasi lainnya adalah perempuan berumur 73 tahun merupakan warga Kabupaten Tegal.

Read More

Sedangkan positif menerima sebanyak satu orang laki-laki berumur 34 tahun warga Slerok dan yang positif -meninggal sebanyak 1 orang laki-laki berusia 77 tahun warga Mintaragen.

Hal tersebut dikeluarkan Dedy Yon saat memberikan bantuan paket sembako, masker dan Alat Pelindung Diri (APD) secara simbolik di Ryang PSB SMAN 1 Tegal dari Ikatan Keluarga Besar Tegal (IKBT-BA) dan Ikatan Alumni SMA Satu Tegal (IKASMA) ke PKL, penyapu jalan, pedagang di PAI dan lain-lain, Senin (4/5/2020). Hadir Sekda Kota Tegal Dr. Drs. Johardi, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr. Hendadi Setiadji, M.Kes, Ketua IKASMA Dr. Tafakurrozak,

Dikatakan Dedy Yon, dengan banyaknya PSBB di Kota Tegal ada jumlah pasien terkonformasi positif yang terkonversi. “Alhamdulillah ini kita tinggal lagi tinggal satu yang berhasil jadi nanti nol Covid 19,” ungkap Dedy Yon.

“Ini efektif sekali karena bagaimana ruang publik di Kota Tegal ada beberapa yag dimatikan dan jalan satu pintu nyatanya efektif untuk ruang gerak masyarakat. Karena jika tidak diputar seprti ini saya yakin Kota Tegal sebagai pusat kota berusaha untuk kendalikan masyarakat, ”kata Wali Kota.

Untuk memaksimalkan upaya penggantian penyebaran Covid-19, Kota Tegal berencana mengajukan perpanjangan kembali PSBB.“Tanggal 5 Mei  pertama untuk 14 hari, kita akan bertemu lagi. Kita rencanakan tanggal 23 April hingga 23 Mei, kita nanti perpanjang menyetujui PSBB yang berakhir pada 22 Mei pukul 00.00, ”kata Dedy Yon.

Wali Kota berharap para alumni sekolah di Kota Tegal untuk respons membantu masyarakat di Kota Tegal. “Mudah-diterima sekolah lain juga menyediakan seperti yang dicontohkan SMA 1 Tegal. Mudah-senang para alumni menguntungkannya dibalas oleh Allah SWT, ”tutur Walli Kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr. Hendadi Setiadji, M.Kes yang mewakili Bupati Tegal, Dra. Umi Asizah tolong terima kasih kepada IKASMA yang telah memberikan bantuan sembako, alat cuci tangan dan topeng dan ajak semua warga IKABT-BA di Jabodetabek untuk tidak mudik.

Sementara Ketua IKASMA Kota Tegal Dr. Tafakurrozak menyebut sembako yang diberikan megumpulkan dan menyerahan 100 APD dan 100 disinfektan yang diberikan kepada rumah sakit. Sedangkan 1000 sembako, 2,150 topeng, dan 2000 nasi bungkus diberikan kepada masyarakat dalam rangka untuk jaring pengaman sosial.

“Pilihan penanggulangan Covid-19 tidak cukup untuk medis, tetapi juga perlu untuk kebutuhan dasar, ada lebih dari jutaan petani yang berhenti, mengurangi persediaan kebutuhan kita, menipis, sehingga kita bergerak memberi bantuan kepada masyarakat yang memerlukan, PHK dan kami membantu,” ungkap Rozak.

Disebutkan Rozak, di Jakarta telah didirikan posko Lawan Covid-19 di Komplek Garden City Cakung Jakarta Timur. Karena di JabodetabeK ada sekitar 350 ribu orang rata-rata 70-80 bekerja di sektor informal, seperti pedagang warteg dan buruh. Sementara yang sudah mencapai 90 persen dari jumlah tersebut 90% yang tidak Mudik.

(MM/Adv/KBk)

Related posts