Pengusaha Sound Sistem danPekerja Seni Ajukan Konsep Gelaran Hajatan Saat New Normal

  • Whatsapp

 

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Jelang uji coba penerapan New Normal atau tatanan kehidupan baru di tengah Pandemi Covid-19, sejumlah kebijakan tengah dipersiapkan. Salah satunya terkait konsep pelaksanan hajatan agar sesuai dengan protokol kesehatan. Pengusaha jasa sound sistem dan seniman yang tergabung dalam Aliansi Sound System dan Pekerja Seni Indonesia Kabupaten Tegal, mengajukan konpsep pelaksanaan menggelar hajatan, kepada pemerintah kabupaten Tegal.

Read More

” Konsep tersebut disiapkan agar masyarakat yang akan menggelar pernikahan ataupun hajatan lainnya bisa tetap diadakan, namun tetap sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sejak Pandemi Covid-19 terjadi, masyarakat tidak bisa lagi menggelar hajatan. Mengingat adanya ketentuan agar tidak ada kerumunan massa,” ujar ketua “ASSOPSI” Ki Carito, Rabu (17/06/2020)

Ki Carito menjelaskan, dengan tidak adanya gelaran hajatan, imbasnya dirasakan banyak pihak. Pasalnya, dengan tidak bisa menggelar hajatan, banyak warga yang memilih menunda pelaksanaan pernikahan. Disisi lain, para seniman musik, pengusaha katering dan persewaan peralatan hajatan juga tidak ada pemasukan.“Karena itulah, kita susun konsep terkait pelaksanaan hajatan saat new normal. Rencana rumusan konsepnya boleh ada hajatan dengan beberapa teknis, mulai perzinan, tamu udangan, dan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Selain itu, protokol kesehatan harus dilaksanakan, konsep sudah kami serahkan ke Bupati Tegal,” jelas Ki Carito.

Terkait dengan usulan ASSOPSI, Bupati Tegal Umi Azizah, mengatakan,akan menindaklanjutinya secepatnya dengan instansi terkait. ” Kami mengerti kondisi yang dialami ASSOPSI.Oleh karena itu kami secepatnya akan menggelar rapat bersama Dinas Terkait. Sehingga kami akan upayakan agar adanya izin menggelar hajatan atau keramian. Terima kasih aspirasi dan usulan konsep yang disampaikan kepada kami,”ucap Bupati Tegal usai menemui Aliansi Sound System dan Pekerja Seni Indonesia Kabupaten Tegal.(Jaylani/KBk)

Related posts