Kendaraan Plat Luar Tegal Dilarang Masuk Sub Divre Bulog Pekalongan

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Sub Divre Bulog Pekalongan melarang kendaraan truk pengangkut beras plat luar kota masuk wilayah Sub Drive Bulog Pekaloangan.Demikian dikatakan Kepala Sub Divre Bulog Pekalongan, Ari Apriansyah, melalui kepala Gudang Bulog Slawi, Donny Aji Setiawan.

” Untuk plat kendaraan pengangkut beras untuk Bulog, selain Plat G kami larang masuk. Kami cek plat nomor kendaraan dan STNK. Sesuai atau tidak. Kalau bukan Tegal, dilarang masuk, dan kami menyuruhnya pulang,” ujarnya Dony kepada KabarBeritaku.com, ditemui diruang kerjanya.Rabu (17/06/2020).

Read More

Selain Plat nomer kendaraan, lanjut Doni, pihak Bulog juga mengecek kuantitas dan kualitas beras. Bilamana tidak memenuhi syarat pasti ditolak. ” Kemarin 20 Truk luar daerah Tegal kami tolak, untuk kualitas beras yang jelek dan kami tolak mencapai puluhan ton,” ujar Doni.

Menurut Doni, pada bulan April 2020 Sub Divre Bulog Pekalongan telah menyalurkan hampir 1400 ton.

Sebagaiaman dalam jumpa pers Senin (15/06/2020), Kepala Sub Divre Bulog Pekalongan, Ari Apriansyah, akan berlaku tegas dan tidak pilih kasih meski ada yang mengaku dekat dengan Bupati atau ketua DPRD. Menurutnya, siapa pun yang ingin menyuplai beras ke Bulog untuk program Covid ini, pihaknya tidak akan menolak beras, baik dari petani maupun anggota DPRD. Ari menegaskan, ia akan memprioritaskan warga Kabupaten Tegal.” Kami berprinsip jika kualitas dan kuantitasnya bagus kami terima,” ucapnya.(Jaylani/KBk)

Related posts