Mantan Walikota Tegal Nursoleh Tutup Usia

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Wali Kota Tegal, periode 2018-2019, Muhammad Nursholeh (63) tutup usia, Minggu (23/8/2020) pukul 11:15 WIB. Almarhum meninggal dunia dikarenakan sakit. Sebelum menjadi Wali Kota Tegal yang ke 17. Almarhum sebelumnya menjadi Wakil Wali Kota bersama pasangan Wali Kota Siti Masitha, dan dilantik.menjadi Wali Kota Tegal pada 24 September 2018.

Pria yang akrab disapa Kang Nur dan dijuluki Bapak Sastrawan Tegalan itu menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Kardinah Kota Tegal dalam usia 63 tahun. Almarhum meninggalkan istri Endang Aisyah,dan 4 orang putra, Moh. Nurdiansyah, Hafidz ardiansyah, Syifa rahma izzati dan Firdaus ferdiansyah.

Read More

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin , menyampaikan duka yang mendalam. “Kami berbelasungkawa atas meninggalnya bapak M Nursholeh. Untuk penyakit yang dideritanya silahkan menghubungi Direktur RSUD Kardinah,” kata Habib Ali Minggu (23/8/2020).

Habib Ali yang sudah takziyah turut menginformasikan, Nursholeh yang neninggal karena sakit rencananya oleh pihak keluarga almarhum akan dimakamkan, Senin (24/8/2020) pukul 09.00 WIB. Saat ini jenazah Nursholeh berada di rumah duka di Kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal. “Tadi saya ke rumah duka. Rencana pemakaman besok Senin menunggu anaknya pulang dari Bekasi,” kata Habib Ali.

Salah satu mantan ajudan Almarhum Dwi Budiyanto mengenang Almarhum sebagai sosok orang yang baik, orang tua yang “nguwong ke” kepada kepada yang lebih muda. Selain humoris Budi juga menceritakan ada hal yang belum banyak diketahui orang banyak adalah, almarhum sering mengajak staf, dari mulai ajudan sopir dan Asisten rumah tangga untuk makan bersama dalam satu meja.“ Dan ada hal yang belum banyak orang tahu adalah, almarhum sering mengajak staf, dari mulai ajudan sopir dan Asisten rumah tangga untuk makan bersama dalam satu meja,” tutur Budi

Salah seorang Jurnalis Tegal Dian Brayanti mengenal sosok almarhum Nursholeh adalah seorang pemimpin yang bijaksana, rendah diri. ” Pak Nursoleh ini orangnya baik rendah diri, rendah dirinya almarhum ( Nursoleh-red) yakni lebih suka disapa Kang Nur, meski dirinya adalah seorang pejabat bahkan menjadi walikota Tegal. Selain itu kang Nursoleh ini oranya bijaksana senang mendengar masukan dari jurnalis termasuk perhatian dengan para jurnalis,” kata Dian mengenang.

Sementara itu, teman sekaligus pemerhati budaya Kota Tegal Atmo Tan Sidik, menyampaikan bahwa Almarhun nerupakan sosok yang berkomunikasi dengan ideom lokal tegalan. Kesediaan beliau cukup dengan panggilan “Kang”dengan mangabaikan atribut kepangkatan membuktikan bahwa Almarhum orang yang merakyat. Dan Ia tahu, Almarhum merupakan pejabat yang peduli kepada anak-anak yatim.

Almarhum disemayamkan di rumah duka, jalan Arum indah I no. 2 RT. 03, RW. 10 kelurahan Randugunting, dan rencana akan dikebumikan Senin (24/8) di pemakaman umum Cleret pukul 09:00 WIB.(MM/KBk)

Related posts