Judi Togel Marak, GP Ansor dan Banser Datangi Bupati Tegal

  • Whatsapp
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, kabupaten Tegal, Nurfanani, menyerahkan bukti -bukti, hasil invstigasi dilapangan tentang maraknya judi togel di kabupaten Tegal, kepada Bupati Tegal, Umi Azizah.(Foto:MM/KBk)

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Buntut maraknya judi togel di wilayah kabupaten Tegal.Puluhan pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Tegal melakukan audensi dengan Bupati Tegal , terkait maraknya judi jenis Toto Gelap ( Togel ) . Audensi dihadiri Bupati Tegal Umi Azizah, Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kab. Tegal, Dadang Darusman, Kepala Satpol PP Pemkab Tegal, Suharinto, Selasa ( 13/10/2020).

Dalam pertemuan itu, pihak Banser dan Ansor menyatakan komitmenya yakni menolak segala bentuk praktek perjudian. Berdasarkan fakta di lapangan, mereka masih menemukan praktik perjudian jenis Togel di kabupaten Tegal. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal, Nurfanani,SE, melalui Kasatkorcab Mashadi Zaeni, mengatakan, kedatangan jajaran Gerakan Pemuda Ansor dan Banser terkait dengan menanyakan penanganan terhadap maraknya judi togel di wilayah kabupaten Tegal. “Kami berharap Pemkab Tegal, dalam hal ini Bupati dan jajarannya serius menindak lanjuti laporan dari kami, karena judi Togel di kabupaten Tegal sudah sangat mengkhawatirkan, sudah masuk kepelosok- pelosok desa, kami datang juga adanya pengaduan dan keresahan masyarakat,” tegas pria yang akrab disapa ndan Zaeni usai menyerahkan bukti- bukti adanya kios- kios Togel yang merak di seluruh wilayah kecamatan di kabupaten Tegal

Read More

Ditambahkan juga, praktik perjudian togel yang ditemukan di lapangan dilakukan secara terang-terangan. Karena itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah kabupaten Tegal. Kordinasi tersebut,lanjut Zaeni, dilakukan dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten Tegal untuk memberikan informasi praktik judi yang mereka temukan di lapangan.

Sementara Bupati Tegal, Umi Azizah, mengungkapkan, mengapresiasi kedatangan jajaran pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Banser untuk beraudiensi mengenai maraknya judi togel di kabupaten Tegal. Bupati juga mengaku, mengakui pemberantasan judi toto gelap ternyata tidak semudah seperti yang dibayangan. Meski Bupati sering mengingatkan kepada masyarakat dalam setiap kegiatannya. Menurut Umi, hasil dari audiensi akan menjadi bahan tindaklanjut pembahasan dengan pihak forkompinda.”Masalah maraknya judi togel, memang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama. Memberantas judi togel, tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah. Tapi harus menjadi gerakan bersama masyarakat, kami menerima aspirasi yang disampaikan sahabat Ansor dan banser untuk ditindaklajuti dalam waktu dekat, termasuk akan mengundang ormas kepemudaan dan ormas keagamaan,” katanya.(MM/KBk)

Related posts