Bupati Tegal Diminta Nonjobkan 15 Camat, GP Ansor Dukung Proses Hukum Viralnya Foto dan Vidio

  • Whatsapp
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, kabupaten Tegal, Nurfanani, menyerahkan bukti -bukti, hasil invstigasi dilapangan tentang maraknya judi togel di kabupaten Tegal, kepada Bupati Tegal, Umi Azizah.(Foto:MM/KBk)

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal, Nur Fanani, mendukung proses hukum terhadap foto dan vidio viralnya 15 Camat yang diduga kuat melanggar Protokol Kesehatan yang saat ini sedang ditangani kepolisian resor Tegal.

” Informasi yang saya terima, hari ini ada empat camat mulai diperiksa oleh penyidik Polres Tegal. PC GP Ansor sangat mendukung langkah kepolisian mendalami viralnya foto dan vidio para camat tersebut tersebut,” kata Fanani kepada kabarberitaku.com, Selasa ( 3/8/2021).

Read More

Menurut Fanani, peristiwa viralnya vidio dan camat tersebut merupakan preseden buruk dilingkungan pemerintah Kabupaten Tegal. ” Pejabat harus memberi contoh dan menjadi contoh kepada masyarakat, terlebih Bupati Tegal sedang fokus melawan Covid-19, aksi yang viral tersebut jelas tidak sejalan dengan program Bupati, mereka para camat aksi berkaraoke tanpa jaga jarak tanpa menggunakan masker. Kejadian tersebut saya nilai sangat melukai hati rakyat dan keadilan,” tandasnya.

Fanani meminta Bupati Tegal, melakukan evaluasi kepada para camat hingga memberikan sanksi menonjobkan para camat tersebut. ” PC GP Ansor sangat mendukung proses hukum secara transparan dan adil sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk evaluasi Bupati kepada para camat juga harus transparan, kalau perlu para camat tersebut di non jobkan,” pungkasnya.( Makmur/Kbk)

Related posts