KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Catur Setiawan korban tewas akibat terlibat tawuran dengan istilah perang sarung di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi telah dimakamkan pihak keluarga, Senin (11/4/2022).
Menurut pihak keluarga pemakaman dilakukan setelah otopsi yang dilakukan Dokkes Polda Jawa Tengah (Jateng) selesai. Remaja berusia 18 tahun warga Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi itu dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat, diiringi keluarga dan teman-temannya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengatakan dari hasil otopsi yang telah dilakukan Tim Dokkes Polda Jateng menyebutkan korban meninggal akibat mengalami pendarahan di bagian kepala akibat benda tumpul .“ Korbang meninggal akibat pendarahan di bagian kepala, bukan disebabkan karena senjata tajam,namun karena benturan benda tumpul,” jelasnya.
Polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung mengamankan 19 remaja dari dua kelompok remaja yang terlibat tawuran dalam perang sarung . Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa sarung yang dipakai dalam tawuran tersebut pasca tewasnya korban. Mereka dibawa ke Mapolres Tegal untuk dimintai keterangan. “ Atas peristiwa tersebut ada 19 remaja diamankan untuk dimintai keterangan, masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan,”paparnya.
Seperti diketahui, perang sarung yang terjadi di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi hingga mengakibatkan seorang remaja tewas. Korban adalah Catur Setiawan (18) warga Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi yang juga merupakan pelajar SMKN 2 Slawi pada Minggu (10/4/2022) tengah malam. Sebelum meninggal dunia korban sempat dirawat di RSUD Dr. Soesilo Slawi, Namun nyawa tidak tertolong. (Jaylani Iqbal/KBk)







