Mantan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Hirup Udara Bebas, Disambut Hadroh Hingga Pejabat Pemkot Tegal

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang, Jawa Tengah. Ikmal Jaya tiba di kediamannya di Komplek Perumahan Baruna Asri, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Senin (20/6/2022). disambut oleh beberapa keluarga, kerabat, anggota DPRD bahkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama para pejabat Pemerintah Kota Tegal.

Dikediaman Ikmal terlihat hadir Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriono, Sekda Kota Tegal Johardi dan beberapa pejabat Pemerintah Kota Tegal langsung berbincang-bincang di ruang tamu.H Didampingi istri Hj Rosalina dikediamannya menyampaikan, dirinya bersyukur sudah bebas setelah menjalani kurungan di Lapas Kedungpane Semarang akibat dijerat kasus korupsi.”Alhamdulillah kami bersyukur kepada Allah SWT saya sudah bebas menjalani di lapas Kedungpane. Kami berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan doanya. Semoga masyarakat bisa menerima kembali di tengah-tengah masyarakat dan kami akan memberikan bakti kepada masyarakat,” ungkap Ikmal.

Read More

Bebasnya mantan Wali Kota Tegal periode 2009-2014 disambut dengan rasa senang dan haru oleh Anggota DPRD Kota Tegal EKO PATRIYO SUMADI. Eko mengaku bahagia dan terharu khususnya bagi keluarga besar PDIP. Eko berharap, setelah bebas menjalani hukuman Ikmal Jaya diharpakan dapat kembali eksis ditengah masyarakat.” Yang jelas dengan bebas Pak Haji Ikmal Jaya saya merasa senang dan bahagia, saya berharap Pak Ikmal bisa kembali eksis lagi ditengah masyarakat,”papar pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua dan Komandan Satgas DPC PDIP Kota Tegal saat bersilaturahmi di kediamana Ikmal Jaya.

Eks-Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya bebas setelah menjalani hukuman selama 8 tahun penjara karena kasus korupsi.Seperti diketahui, mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, dinyatakan bersalah dan divonis 8 tahun penjara atas kasus korupsi tukar guling tanah Bokongsemar Kota Tegal tahun 2012. Sebetulnya, pada peradilan tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Semarang, mantan orang nomer 1 di kota Tegal tersebut divonis 5 tahun penjara.Setelah banding, hukumannya justru bertambah tiga tahun, menjadi total delapan tahun penjara.( Zaenal Arifin /KBk)

Related posts