Aliansi Pemuda NU Demo KPU Kabupaten Tegal

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal mendatangi Kantor KPU Kabupaten Tegal, Senin (2/1). Aliansi Pemuda Nahdlatul Ulama melakukan aksi unjuk memprotes hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dinilai terdapat kecurangan dalam proses seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK.

Puluhan massa ke kantor KPU Kabupaten Tegal sekitar pukul 14.00. Massa datang menggunakan mobil dengan pengeras suara dan berbagai poster-poster. Dalam orasinya, Koordinator Aliansi Pemuda Nahdlatul Ulama yang juga peserta seleksi PPK, Fatkhuri mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan dalam seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan, diantaranya Panitia seleksi diduga hanya mendukung beberapa peserta, sehingga tes wawancara tersebut tidak obyektif. Selain itu tes Computer Assisted Test (CAT) jam pertama terjadi eror server dan tidak ada jam tambahan serta tes CAT tidak diakumulasi dengan nilai wawancara. Hal itu yang membuat sejumlah peserta dengan nilai tinggi saat CAT tersisih.“ Kami menilai tahapan seleksi PPK tidak profesional, hal itu disebabkan jam pertama tes Computer Assisted Test (CAT)  terjadi eror server, namun  tidak ada jam tambahan atau  tes ulang CAT,” ungkap Fatkhuri saat berdialog dengan komisioner KPUD. Selain itu diduga terjadi kecurangan dalam tes wawancara.  Ada dugaan panitia seleksi   mendukung beberapa peserta seleksi,  tes wawancara tersebut tidak obyektifkan karena masing-masing . Saya  yang berpengalaman menjadi anggota PPK masa kalah dengan peserta yang masih baru bahkan belum nyoblos dalam Pemilu. Termasuk kejanggalan lainnya  dalam pengumuman seleksi administrasi. Ada sejumlah nama yang ralat administrasinya, tapi mulus bisa lolos seleksi. Anehnya lagi nilai CAT tidak diakumulasi dengan nilai wawancara. Hal itu yang membuat sejumlah peserta dengan nilai tinggi saat CAT tersisih.”ungkapnya.

Read More

Dalam kesempatan tersebut Komisioner KPU meminta perwakilan Aliansi Pemuda Nahdlatul Ulama untuk berdialog di aula KPU . Perwakilan massa di temui Komisioner KPU Himawan Tri P Bidang Sosdiklih, Parmas dan SDM,Ika Andreias Tuti Bidang Hukum dan Pengawasan.Meskipun sudah mendapatkan penjelasan dari pihak KPUD massa masih belum puas dan akan mengajukan gugatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Menanggapi adanya aksi unjukrasa tersebut Komisioner KPU Kabupaten Tegal, Himawan Tri P mengatakan, seleksi PPK yang dilakukan KPU Kabupaten Tegal  telah sesuai dengan prosedur. Himawan menegaskan,  Keputusan hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan merupakan keputusan hasil rapat pleno.” Jadi kami sudah melakukan seleksi PPK sesuai dengan prosedur.  Jadi hasil tes wawancara merupakan komulatif dari pengetahuan kepemiluan, komitmen dan rekam jejak. Termasuk penguasaan IT juga jadi pertimbangan. Untuk tes CAT hanya mangantarkan untuk tes wawancara oleh karena itu    nilainya tidak digabungkan. Silahkan saja kami menghormari pendapat dan langkah kawan kawan tadi,”pungkasnya. ( Jaylany Iqbal/KBk)

Related posts