Sensasi Mendaki Batuan Nyaris Vertikal di Bukit Rangkok Balapulang

Bukit Rangkok adalah sebuah bukit batu dengan ketinggian 384 mdpl , yang terletak di dalam wilayah Desa Pagerwangi kecamatan Balapulang kabupaten Tegal Jawa Tengah ini. Lokasi Batu Ancik atau Bukit Rangkok namanya terletak 2,5 KM ke barat dari Desa Kalibakung atau 4 KM ke timur dari Desa Banjaranyar. Sekitar 13 km dari Kota Slawi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Rute perjalanan menuju Desa Pagerwangi dari Kota Tegal maupun Kota Slawi cukup mudah.

Bukit Rangkok didominasi oleh bebatuan yang nyaris vertikal merupakan sisa-sisa aktivitas vulkanik Gunung Slamet. Melihat bukit ini dijamin pengunjung akan merasakan kebesaran sang Illahi , di bukit Rangkok yang menawarkan pemandangan menakjubkan seperti view persawahan, Gunung Slamet, atau untuk menikmati momen sunrise dan sunset juga bisa dilakukan di tempat ini. Terlebih jika cuaca sedang bersahabat pengunjung bisa mendapatkan view Gunung Slamet yang begitu jelas dan masih dalam zona aman tentunya. Ada dua buah puncak bukit di sini, bukit pertama memiliki kontur yang datar, sedangkan bukit kedua relatif landai dan bukit ini yang memiliki view bagus.

Akses jalan menuju tempat ini cukup mudah, dari Gerbang Desa Pagerwangi, kemudian menyusuri jalan desa hingga bertemu dengan jembatan, kemudian belok kiri. Lurus terus hingga ujung jalan dan menemui rumah terakhir, di tempat ini menjadi batas jalan kendaraan baik itu sepeda motor maupun mobil. Namun jalur mobil, sangat sempit, sehingga tidak disarankan menggunakan mobil karena sempitnya jalan. Dari batas jalan, lanjutkan berjalan kaki hingga 10 menit dan bertemu dengan kumpulan tanaman bambu.

Pendakian ( panjat tebing ) menuju puncak Bukit Rangkok pengunjung tidak usah khawatir karena sesuai namanya wisata Via Ferrata Bukit Rangkok Desa Pagerwangi, menggunakan teknik panjat dengan mendaki tangga besi yang ditanam ( Ferrata) di sepanjang dinding tebing batu masing-masing berjarak 50 cm dengan kedalaman 20 cm. Alat pengaman sampai perekat tangga besi semuanya berstandar. Satu batang anak tangga besi mampu menopang beban 22 kg Newton atau setara dengan 500 kg. Pemanjatnya menggunakan peralatan standar safety berupa harness, tali panjat, lanyard, karabiner (pengait), dan helm. Tiap orang punya dua pengaman. Satu dipasangkan di kabel baja yang membentang di kiri atau kanan tangga. Pengaman lainnya dipasangkan di tangga via ferrata.

Dengan peralatan tersebut pengunjung atau wisatawan bisa menjelajah tebing-tebing vertikal dan lima puncak bukit batu yang membentang dari sisi selatan sampai utara. Masing-masing bukit dan tebing memiliki variasi karakteristik medan dan sensasi yang berbeda. Selain memanjat tangga besi, terdapat varian jalur jembatan titian dari kabel baja dan jembatan Burma (jembatan dengan pijakan kayu yang di kiri dan kanannya diikat kabel baja). Selain itu terdapat beberapa spot foto menarik, termasuk hammock (tempat tidur gantung) yang dipasang di bibir tebing.

 

Jalur petualangan dimulai dari basecamp, mendaki jalan setapak ke puncak bukit paling selatan, memanjat tebing-tebing naik turun 5 bukit sampai kembali lagi ke basecamp dengan total panjang rute lebih dari 1 km dengan kisaran tempuh 2 jam. Bagaimana teknik pemanjatan serta keamanannya? pengunjung atau kelompok wisatawan terlebih dahulu di briefing sebelumnya dan dipandu oleh guide.

Wisata Via ferrata di Bukit Rangkok Desa Pagerwangi merupakan via ferrata pertama di Indonesia yang dikelola sepenuhnya oleh desa. Yakni melalui BumDes (Badan Usaha Milik Desa) dan Kelompok Sadar Wisata ( Kelompok Sadar Wisata). Permodalan dari dana desa.

Bupati Tegal Resmikan Wisata Bukit Rangkok

Usai meresmikan Destinasi Wisata Via Ferrata Bukit Rangko , Bupati Tegal Umi Azizah bersama OPD Pemkab Tegal memanjat bukit Rangkok di Desa Balapulang.(Foto : Humas For KBk)

 

Destinasi wisata Via Ferrata Bukit Rangkok yang ada di Desa Pagerwangi Kecamatan Balapulang telah resmi menjadi destinasi wisata baru yang ada di Kabupaten Tegal. Peresmian ini dilakukan oleh Bupati Tegal, Umi Azizah pada Senin (24/6/2019) sore hari, di Desa Pagerwangi.Bahkan Bupati Tegal mengajak Kepala OPD di lingkungan Kabupaten Tegal, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perkimtaru, Direktur RSUD dr. Soeselo, Kepala Dinas DPMPTSP dan kepala desa Pagerwangi untuk mencoba ” nyali” memanjat tebing bukit Rangkok.

 

Hadirnya Wisata via ferrata Bungkit Rangkok Desa Pagerwangi ini bisa menjadi solusi atas kondisi permasalahan di Desa Pagerwangi.Terutama dari sisi pengembangan potensi ekonomi desa, mampu mengurangi angka urbanisasi anak muda desa, dan terciptanya usaha pariwisata desa berikut segala bisnis yang tercipta untuk menaikkan perekonomian masyarakat.

Dalam sambutanya Bupati Tegal Umi Azizah menitipkan pesan Umi kepada seluruh masyarakat desa Pagerwangi untuk menjaga kebersihan bersama di lingkungan sekitar wisata desa Pagerwangi. Supaya pengunjung yang datang semakin betah berwisata di Pagerwangi dan pulang membawa kesan dan cerita baik akan Pagerwangi.

Umi juga mengapresiasi pengembangan destinasi wisata baru itu, karena selain mampu membangun kemandirian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sekaligus, juga mampu memupuk semangat kebersamaan, kegotongroyongan sebagai modal sosial, modal utama membangun desa.

 

Fasilitas

Wisata Bukit Rangkok Pagerwangi di Balapulang Tegal Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

– Area Parkir kendaraan

– Mushola

– Kamar mandi / MCK

– Penginapan

– dan masih banyak lainya

 

(Makmur/KabarBeritaku.com)